EKONOMI UMAT, Bank Kalsel Dukung Perkembangannya

- Penulis

Minggu, 10 November 2019 - 19:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pengurus UPZ Bank Kalsel, Juliadi Rahman bersama Kepala Seksi Operasional KCPS Q-Mall Bank Kalsel M Fadjrin hadir dalam forum silaturahmi dan diskusi pemberdayaan ekonomi pesantren GAPOKTAN Al-Misbah yang diselenggarakan oleh lkatan Pesantren Indonesia Kalsel di Banjarbaru, Kamis (7/11/2019).

Dalam kegiatan dalam forum silaturahmi dan diskusi pemberdayaan ekonomi pesantren GAPOKTAN Al-Misbah yang diselenggarakan oleh lkatan Pesantren Indonesia Kalsel dihadiri Bank Indonesia Dadi Esa Cipta, perbankan, dan Kelompok Tani.

Pengurus UPZ Bank Kalsel, Juliadi Rahman, mengatakan, “Program pemberdayaan ekonomi pesantren ini selaras dengan program UPZ Bank Kalsel yaitu Modal Barakah (Pinjaman Ultra Mikro).”

Bahkan, lanjutnya, suatu program pemberdayaan produktif berupa penyaluran pinjaman dana UPZ Bank Kalsel untuk memfasilitasi masyarakat pelaku usaha ultramikro di lapisan terbawah (unbankable/unfeasible) yang belum dapat difasilitasi oleh perbankan dalam sistem yang ada saat ini.

“Dalam program Modal Barakah ini UPZ Bank Kalsel memberikan fasilitas pinjaman kepada Anggota berbentuk kelompok usaha yang terintegrasi dengan komunitas keagamaan seperti Masjid, Pondok Pesantren, Majelis Taklim dan komunitas lainnya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di masa depan,” ungkap Juliadi Rahman.

“Bank Kalsel bertekad untuk terus mendukung program yang dilakukan oleh IPI Kalsel guna mendorong pertumbuhan ekonomi umat di Banua,” ujar Juliadi Rahman menambahkan.

Baca Juga :   PUTRI Haji Muhidin Turut Sosialisasikan Program yang Digagas Ayahnya

Hal senada disampaikan Dadi Esa Cipta dari Bl bahwa melalui ekonomi pesantren ini kita berharap ekonomi Indonesia berkembang dan dapat bertahan dari goncangan inflasi.

“Harapan kita dengan Gapoktan Al-Misbah dapat mencukupi perekonomian di Kalimantan Selatan. Kami juga siap membantu untuk membukakan dan menghubungkan akses pasar,” katanya.

Sekretaris IPI Kalsel, Edy menjelaskan alasan IPI Kalsel menginisiasi pertemuan ini dan ikut bertanggung jawab dalam melakukan pemberdayaan ekonomi umat karena pondok pesantren harus mengambil ruang dalam mensejahterakan masyarakat dan memutus kemiskinan.

“Ini merupakan program yang baik, menyentuh masyarakat dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jadi harus dimulai. Kalau bukan kita yang memulai siapa lagi,” pungkasnya. (ADV)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito
BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik
RAPAT Banggar DPRD Kalsel Dihentikan, Serapan Anggaran Rendah
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026
SAMPAH LOW VALUE, Plastik Ciki Cikian jadi Bahan Bakar Pabrik Semen di Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca