DITARGET Panen Padi 3 Kali Setahun

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 20:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang saat memberi keterangan pers kepada awak media di areal persawahan Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (8/5/2025). (Foto: ANTARA/M Arfan)

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang saat memberi keterangan pers kepada awak media di areal persawahan Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (8/5/2025). (Foto: ANTARA/M Arfan)

SuarIndonesia — Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menargetkan peningkatan produktivitas padi di Kalimantan Utara (Kaltara) dengan menggenjot Indeks Pertanaman (IP) dari satu menjadi tiga kali panen setahun.

“Target kita menaikkan Indeks Pertanaman (IP) dari satu menjadi dua, caranya adalah irigasi yang ada kita perbaiki, saya sudah berbicara langsung dengan Pak Menteri PU tadi pagi,” kata Amran Sulaiman di Bulungan, Kaltara, Kamis (8/5/2025).

Ia juga sudah meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor untuk ke Jakarta mengurus proses percepatan pembangunan irigasi untuk diselesaikan tahun ini.

Untuk diketahui, Mentan Amran meninjau kawasan persawahan di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kaltara, Kamis (8/5/2025).

Mentan Amran menjelaskan, peningkatan IP akan berdampak pada kesejahteraan petani, peningkatan produktivitas, dan menghilangkan ketergantungan pada pasokan beras dari luar daerah. Hal ini juga diharapkan dapat mengendalikan inflasi.

“Itulah tujuannya kami datang mengecek langsung, bukan melihat dari Jakarta, tetapi mengecek langsung di mana ada masalahnya petani Indonesia,” tegasnya.

Mentan Amran menilai Desa Sajau memiliki potensi besar untuk panen tiga kali setahun karena ketersediaan air sungai yang melimpah. Ia menyayangkan air sungai yang terbuang ke laut tanpa dimanfaatkan untuk produksi pangan.

“Di Desa Sajau ini, bisa panen tiga kali karena air sungai di dekatnya melimpah, sayang air sungai ini mengalir ke lautan tanpa menjadi karbohidrat dan protein. Harusnya Kaltara bisa mengirim beras ke kabupaten tetangga karena airnya melimpah,” jelasnya.

Selain padi sawah, Kementan juga akan menggenjot produksi padi ladang (padi gogo) di Kaltara.

Baca Juga :   DALAM Setahun Kaltara Ditagetkan Mandiri Pangan

Terkait infrastruktur jalan yang rusak, Mentan Amran berjanji akan memprogramkannya di tahap berikutnya demi memperlancar pengangkutan hasil produksi.

Insya Allah kami program ke berikutnya. Yang penting dulu produksinya. Alhamdulillah, stok beras kita sekarang tertinggi dalam sejarah Indonesia, atas gagasan besar Bapak Presiden,” ujarnya.

Mentan Amran menegaskan, Pemerintah telah menyelesaikan masalah pupuk, benih, dan alat mesin pertanian (alsintan). Saat ini, fokus utama adalah perbaikan irigasi.

“Dulu pupuk bermasalah, sekarang sudah selesai. Benih, alat mesin sudah selesai. Sekarang soal irigasi, kami sudah berbicara dengan Menteri PU. Ini petani sekarang dimanja oleh Bapak Presiden. Sangat dimanjakan,” kata Mentan Amran, dilansir dari AntaraNewsKaltara.

Pemerintah juga menjamin harga gabah petani dengan harga tertinggi dalam sejarah, yaitu Rp6.500 per kilogram, yang akan diserap oleh Bulog.

“Dan itu tidak boleh ditawar. Dan itu juga diserap oleh Bulog. Jadi dari hulu ke hilir, Presiden katakan kalau rakyat meminta, berikan. Buat petani Indonesia bahagia. Buat petani kita sejahtera. Itu perintah langsung Presiden,” jelasnya.

Mentan Amran juga mengungkapkan sinergi antara Kementan dengan TNI, Polri, Kejaksaan, dan BIN dalam mendukung sektor pertanian. Ia berjanji akan kembali ke Kaltara untuk meninjau hasil program Optimalisasi Lahan (OPLAH) 10.000 hektare dan cetak sawah 7.000 hektare, yang didukung anggaran sekitar Rp500 miliar.

“Kalau sudah jadi itu semua, kalau sudah mau panen, aku datang,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026
LEWAT DIORAMA, Anggun Shafa Suarakan Pesan Jaga Alam Punan Batu
RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan
DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor
WFA Pemprov Kaltara Hemat Listrik-Air Rp230 Juta Sebulan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:03

PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:58

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:45

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Berita Terbaru

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca