DIPETAKAN Kondisi DAS untuk Mitigasi Banjir dan Tanah Longsor

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Dishut Kalsel dan BPDAS Barito menggelar pertemuan untuk memitigasi bencana hidrometeorologi khususnya banjir dan tanah longsor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (2/12/2025). (Foto: Dok Dishut Kalsel)

Jajaran Dishut Kalsel dan BPDAS Barito menggelar pertemuan untuk memitigasi bencana hidrometeorologi khususnya banjir dan tanah longsor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (2/12/2025). (Foto: Dok Dishut Kalsel)

SuarIndonesia — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan memetakan kondisi daerah aliran sungai (DAS) sebagai upaya memitigasi bencana hidrometeorologi khususnya banjir dan tanah longsor yang belakangan ini menimpa sejumlah provinsi di Sumatera.

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Selasa (2/12/2025), mengatakan pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi bersama BPDAS Barito untuk mengetahui kondisi DAS di berbagai daerah.

“Berbagai isu terkait kondisi DAS di Kalsel menjadi langkah strategis untuk mendapatkan data akurat sebagai dasar kebijakan mitigasi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor,” ujarnya.

Ia menuturkan pertemuan dengan BPDAS Barito menjadi langkah Pemprov Kalsel dalam merespons ancaman bencana hidrometeorologi.

“Fokus utama pembahasan adalah mengidentifikasi secara rinci kondisi riil DAS, membedakan mana DAS yang kondisinya baik dan perlu dipertahankan, serta mana yang memerlukan program rehabilitasi segera mungkin,” kata Fathimatuzzahra.

Fathimatuzzahra menegaskan bahwa data yang akurat adalah fondasi untuk setiap langkah mitigasi, sehingga perlu mendapatkan data dan informasi tentang kondisi riil DAS.

Ia mencontohkan, misalnya mana DAS yang perlu dipertahankan dan mana yang harus dipulihkan melalui kegiatan rehabilitasi, baik secara vegetatif maupun secara sipil teknis.

Baca Juga :   BMKG Edukasi Masyarakat Siaga Kondisi Cuaca

Selain itu, memetakan mana DAS yang kondisinya kritis yang berpotensi berdampak pada terjadinya banjir atau tanah longsor.

Fathimatuzzahra menjelaskan pemetaan DAS kritis bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat kepada seluruh pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah maupun non-pemerintah.

Menurut dia, dengan data tersebut maka para pihak dapat menentukan kebijakan dan aksi nyata yang harus segera dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi dampak bencana banjir dan tanah longsor di Kalsel.

“Kunci keberhasilan dalam memperbaiki kualitas dan tutupan lahan DAS adalah sinergi multi pihak. Kolaborasi antara instansi terkait, swasta, dan masyarakat sangat krusial agar perbaikan DAS berjalan efektif, sehingga ancaman bencana hidrometeorologi dapat diantisipasi dan diminimalisasi secara optimal,” ujar Fathimatuzzahra, Selasa (2/12/2025) melansir AntaraNews. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin
BANUA QRIStival 2026, Siring 0 Km jadi Kawasan Wisata Digital

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca