“DISEMBUNYIKAN” Status Pengemudi Mobil Tabrak Lari Tewaskan Petugas DLH Banjarmasin

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Seakan “disembunyikan” status pengemudi mobil tabrak lari tewaskan Dewi Fitriani (44),  petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin.

Penanganan kasus kecelakaan lalu lintas inipun hingga kini masih menyisakan tanda tanya.
Meski telah lebih dari sepekan sejak peristiwa nahas itu terjadi, Kepolisian belum memberikan kepastian mengenai status hukum pengemudi yang diduga sebagai penabrak.

Korban yang merupakan warga Jalan Cemara Gang Akasia 3, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, ditabrak di kawasan Kayu Tangi pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.

Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul R. Siregar, menyatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut tersebut. Pernyataan itu memunculkan harapan publik bahwa pengungkapan kasus segera memasuki tahap akhir.

Bahkan, beredar informasi bahwa polisi telah mengamankan kendaraan beserta pengemudi yang diduga terlibat. Sebuah mobil jenis SUV yang disebut-sebut berkaitan dengan kasus tersebut juga sempat terlihat terparkir di halaman Gedung Satlantas Polresta Banjarmasin pada Rabu (8/7/2026).

Namun hingga Kamis (9/7/2026), belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait hasil penyelidikan maupun status hukum pengemudi.Konferensi pers yang sebelumnya dijadwalkan untuk mengumumkan perkembangan kasus juga belum terlaksana.

Baca Juga :   KABINDA KALSEL Mencek Langsung PLTU Asam-Asam Memastikan Kondisi Infrastruktur Pembangkit

Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas Satlantas Polresta Banjarmasin bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Kalimantan Selatan terlihat melakukan pemeriksaan terhadap sebuah mobil yang diduga merupakan kendaraan yang digunakan saat kecelakaan terjadi, sejak Rabu (8/7/2026).

Saat awak media kembali mendatangi Gedung Satlantas pada Kamis siang, mobil tersebut sempat tidak terlihat berada di lokasi.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengenai keberadaan kendaraan itu, seorang anggota Satlantas hanya membalas dengan stiker emotikon tersenyum tanpa memberikan penjelasan. Beberapa saat kemudian, mobil tersebut kembali terlihat berada di lokasi semula.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih belum menyampaikan perkembangan terbaru mengenai hasil penyelidikan, status pengemudi yang diduga terlibat, maupun alasan penundaan konferensi pers.

Publik masih menanti kepastian penegakan hukum atas kasus yang merenggut nyawa petugas kebersihan tersebut.(YI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA di Sungai Biuku, Bhabinkamtibmas Sungai Andai Turun Bantu Relawan
AKSI BEM “Kalsel Lumpuh Jilid II”, Dihadapi DPRD dan Ajak Turun Bersama Tangani Karhutla
INOVASI Atasi Karhutla, Polda Kalsel Gunakan Racikan Khusus Metode Pipa Suntik dan Kolam Bioflok
GOSONG Sisi Jalan Arah Bandara, Gubernur Pimpin Pembasahan
DICEK Gubernur Muhidin Ketersediaan Air di Embung Jomowi
KARHUTLA Kapuas Hanguskan Rumah Warga
JUMAT PAGI, Kualitas Udara Banjarbaru Kategori Berbahaya
LIMA Tersangka Terlibat Karhutla Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36

KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:46

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:48

KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca