SuarIndonesia – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (BABAK) Kalsel, menggelar aksi demontrasi di halaman Kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru, Jumat (6/9/2024).
Demo tersebut imbas polemik Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Muhammadun, dengan seorang guru SMK bernama Amalia Wahyuni.
Inspektur Daerah Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen, mengaku menerima aspirasi pendemo dan memastikan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semua prosuder ada step-stepnya, dalam Peraturan Mendagri nomor 8 tahun 2023 yang mengatur tentang pengelolaan pengaduan di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintahan daerah,” jelasnya.
Fydayeen menambahkan, pihaknya saat ini sudah melakukan proses pengumpulan data dan bahan keterangan (Pulbaket).
“Ini menjadi perhatian kami semua, dan melakukan ini tidak ingin saya sembarangan pasti mematuhi tahapannya, terpenting saya dan kami semua langsung menindaklanjuti yang sudah kami terima aspirasi nya,” pungkasnya.
Massa aksi juga menghadirkan Amalia Wahyuni, seorang guru Honorer yang viral karena postingan video protes terhadap perilaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel yang merokok saat acara Rapat bersama guru, belum lama tadi.
Amalia Wahyuni meminta Gubernur Kalsel untuk segera mencopot Kadisdik dan mengganti Kepala Disdikbud dengan orang yang berkompeten.
“Tidak sekali dua kali. (Saya) minta tolong diusut, (dan) masih banyak orang yang berkompeten,” tuturnya saat orasi.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















