TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR setelah mengevakuasi empat jasad ABK korban gas beracun di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Tim SAR setelah mengevakuasi empat jasad ABK korban gas beracun di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

SuarIndonesia — Tim SAR gabungan mengevakuasi empat anak buah kapal (ABK) TB Samudra Jaya 1 yang meninggal diduga akibat paparan gas beracun di ruang terbatas kapal di perairan Sungai Tunjang, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Kepala Operasi Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana di Banjarmasin, Kamis (7/5/2026), mengatakan laporan kejadian diterima dari anggota Ditpolair Polda Kalimantan Selatan Bripka Priyo pada Rabu (6/5), sekitar pukul 17.20 Wita, terkait empat kru kapal yang terjebak di dalam manhole kapal.

“Menindaklanjuti laporan, Kantor SAR Banjarmasin mengerahkan tim gabungan terdiri atas Ditpolair Polda Kalimantan Selatan, Polair Polres Barito Kuala, Polsek Cerbon, TNI AL Banjarmasin, Karantina, dan KSOP Sungai Putting menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.

Ia menyebut tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 19.10 Wita dan langsung persiapan guna menentukan metode evakuasi aman karena lokasi korban berada di ruang sempit dengan dugaan kandungan gas berbahaya yang berisiko bagi personel penyelamat.

“Proses evakuasi dimulai pada pukul 19.30 Wita menggunakan peralatan keselamatan khusus berupa Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) dan gas detector ntuk melindungi personel dari paparan gas beracun selama operasi berlangsung,” katanya.

Ia mengatakan korban berinisial S (27) dievakuasi pada pukul 20.49 Wita, disusul ZMH (34) pada pukul 21.51 Wita, kemudian HHA (28) pada Kamis, pukul 00.20 Wita, sedangkan korban lainnya, TRZ (38), juga ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga :   RESMI DILANTIK Kapolda Kalsel Tiga Pejabat Utama, Termasuk Kapolresta Banjarmasin

“Operasi evakuasi menghadapi tantangan serius terutama karena kondisi ruang yang sempit dan tingginya potensi paparan gas berbahaya, namun seluruh personel bekerja sesuai prosedur keselamatan untuk meminimalisasi risiko tambahan,” ujar I Putu, dilansir dari AntaraKalsel.

Ia mengingatkan seluruh pihak di sektor pelayaran dan perkapalan meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja, terutama saat melakukan aktivitas di ruang terbatas yang berpotensi mengandung gas beracun.

“Setiap aktivitas di ruang terbatas wajib dilengkapi prosedur keselamatan ketat, termasuk penggunaan alat pendeteksi gas dan perlindungan pernapasan guna mencegah kejadian serupa yang dapat menimbulkan korban jiwa,” kata Putu.

Operasi SAR terhadap empat ABK TB Samudra Jaya 1 ditutup pada Rabu (6/5), sekitar pukul 00.40 Wita setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, kemudian seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18