DEMI BEKANTAN Ratusan Marngrove Rambai Ditanam

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2020 - 23:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Demi Bekantan Satwa Langka yang dimiliki Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), tidak bisa hidup sembarang, ia perlu tempat tinggal khusus.

Pepohonan yang biasa digunakan habitat bekantan untuk hidup Marngrove Rambai (Sonneratia Caseolaris).
Daunnya yang lebat dan penuh nutrisi membuat Bekantan betah tinggal di pohon tersebut.

Pada peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang jatuh pada 10 Agustus setiap tahun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, menanam 150 batang mangrove rambai di pesisir Anjir Muara, Barito Kuala, Senin (10/8.2020) lalu.

Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, sebut, kegiatan melibatkan Komunitas Nelayan Peduli Lingkungan dan Sahabat Bekantan Indonesia.

“Dengan melibatkan masyarakat secara diharapkan masyarakat berperan aktif menjaga mangrove yang memberikan manfaat baik secara ekologi maupun ekonomi,” ujar Hanifah.

Ia menyebut penanaman pohon mangrove rambai sebagai bukti nyata pemerintah dalam melestarikan lingkungan. Peran mangrove kaya manfaat.

“Peran mangrove di antaranya sebagai habitat satwa langka, dalam hal ini Bekantan. Mangrove juga berperan untuk melindungi dari abrasi, memelihara iklim mikro, penyerap carbon, dan sumber plasma nutfah,” papar Hanifah.

Baca Juga :   Mengapa Gugatan Terhadap PLN Diajukan ke PTUN ?

Menurutnya, mangrove juga dapat memproduksi nutrisi, sehingga mangrove tersebut dapat menjadi tempat berkembang biak binatang air payau, baik udang, kepiting, maupun ikan jenis air payau.

“HKAN tahun ini menjadi momentum penting untuk secara terus menerus melakukan aksi nyata konservasi, dan konservasi ini pada akhirnya menjadi gaya hidup bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga kelestarian alam berkesinambungan,” harap Hanifah.

Ia juga mengingatkan konservasi tidak hanya dimaknai sekedar menanam pohon mangrove.

Tetapi semua upaya menjaga dan melindungi alam terhadap potensi kerusakan adalah konservasi. (RW)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel
DEWAN KALSEL Monitor Reklamasi dan Limbah B3 Tambang
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca