BRIDA KALTIM: Adanya IKN, ALKI 2 akan Ramai

- Penulis

Senin, 7 Juli 2025 - 19:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Periset Brida Kaltim Putwahyu Budiman. (ANTARA/M Ghofar)

Periset Brida Kaltim Putwahyu Budiman. (ANTARA/M Ghofar)

SuarIndonesia — Badan Riset Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Brida Kaltim) menyatakan bahwa jalur perairan di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 2 ke depan akan ramai seiring adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur yang berhadapan langsung dengan Selat Makassar.

“Ada beberapa riset yang kami lakukan tentang pembangunan ekonomi dan terkait IKN, termasuk riset pada 2024 tentang ALKI 2. Ini merupakan isu global, jadi sangat menarik, karena IKN ada di jalur ALKI 2,” kata Periset Brida Kaltim Putwahyu Budiman di Samarinda, Senin (7/7/2025).

Indonesia memiliki tiga ALKI. Daerah lintasan ALKI 1 adalah Laut Cina Selatan, Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Sunda, dan Samudra Hindia. Lintasan ALKI 2 meliputi Laut Sulawesi, Selat Makassar, Laut Flores, Selat Lombok.

Sedangkan lintasan perairan di ALKI 3 meliputi Samudra Pasifik, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda, Selat Ombai, Laut Sawu, dan Samudra Hindia.

Selama ini, katanya, jalur yang sering digunakan perdagangan adalah Selat Malaka dan ALKI 1, sehingga diprediksi jalur ini akan penuh, ditambah dengan Selat Malaka yang terus mengalami pendangkalan, sehingga ke depan beralih ke jalur ALKI 2 dan menjadi jalur pelayaran penting dunia.

Baca Juga :   OIKN: Upacara Kemerdekaan di Istana Garuda Tunggu Arahan

Saat ini, lanjut ia, peran Provinsi Kaltim di ALKI 2, terutama di Selat Makassar, memang ramai untuk kegiatan bongkar muat batu bara dari ponton ke kapal besar, namun ke depan diyakini bukan hanya batu bara, namun berbagai material dan komoditas penting karena adanya ibu kota negara di kawasan Kaltim.

Sedangkan untuk komoditas penting dari Kaltim di luar batu bara, yang diekspor ke sejumlah negara baik China, Malaysia, Singapura, dan lainnya, dibawa dulu ke Surabaya, baru kemudian balik lagi ke Selat Makassar atau ALKI 2, sehingga biaya operasional lebih besar yang tentunya harga juga meningkat.

“Padahal perairan Kaltim lebih dekat ke China dan Filipina, terlebih Malaysia dan Singapura. Harusnya kita tidak perlu berputar-putar dalam ekspor. Tapi memang masalahnya kita belum punya pelabuhan berstandar ekspor seperti di Surabaya, sehingga dengan adanya IKN, kebutuhan pelabuhan berstandar internasional ini akan terwujud,” kata Putwahyu, dilansir dari AntaraNewsKaltim. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS RITA WIDYASARI: KPK Periksa Bupati PPU dan 22 Saksi Lainnya
HARGA Pertamax dan Pertamax Green Naik
OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026
DIDUGA LOMPAT dari Jembatan Mahakam, BB Ditemukan Tewas Mengambang
TERKUAKNYA DUGAAN KS di Ponpes Kukar, Korban Diam Bertahun-tahun
102 SEKOLAH Hasil Revitalisasi Diresmikan
DITAHAN Dua Tersangka Korupsi Batu Bara Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca