SuarIndonesia — Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H Ibnu Sina mengatakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat ikut berperan dalam menangani kasus stunting.
“Semoga BAZNAS Kota Banjarmasin terus bisa bekerja sama dengan pemerintah kota untuk bersama-sama menurunkan angka stunting pada anak-anak kita,” ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS se- Kota Banjarmasin tahun 1445 H/2024 M di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (12/6/2024).
Menurut Ibnu Sina, ada 22 lokus atau tempat sasaran penanganan stunting di kota ini, di mana BAZNAS ikut menyasar sebagian untuk membantu penanganannya.
“Tentunya dengan program pembagian makanan tambahan bagi anak yang terkena stunting,” ujarnya dikutip dari AntaraNews.
Menurut Ibnu Sina, sangat penting upaya bersama dalam menangani anak yang mengalami kurang baik pertumbuhan badannya tersebut agar jumlahnya bisa diturunkan hingga tinggal 14 persen pada akhir tahun ini.
“Karena angka kasus stunting di kota kita pada 2023 masih 22 persen,” ujarnya.
Ibnu Sina juga mengapresiasi BAZNAS Kota Banjarmasin dalam penyaluran zakat, infak dan sedekah ke sasaran yang bersifat produktif. “Seperti pembinaan UMKM, beasiswa dan lainnya hingga ada pula untuk rehab rumah warga yang tidak mampu,” tuturnya.
Dia pun menyampaikan pada 2023 lalu realisasi zakat ASN Pemkot Banjarmasin mencapai Rp1,4 miliar, sementara potensinya mencapai Rp12 miliar.
“Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih banyak lagi, karena semakin banyak kita kumpulkan semakin banyak yang akan didistribusikan kepada penerima zakat,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin H Riduan Masykur menyampaikan, rakor UPZ ini diikuti 135 peserta yang terdiri atas pengurus lembaga yayasan/masjid/mushalla serta sekolah-sekolah di Kota Banjarmasin.
“Banyak yang kita ingin samakan persepsi terhadap kegiatan baik pengumpulan maupun pendistribusian zakat, infak dan sedekah, termasuk kegiatan pada Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah di mana akan dilaksanakan ibadah kurban,” katanya.
Terkait dengan kegiatan untuk penanganan stunting, Riduan menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Banjarmasin memiliki program pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak yang dilaksanakan kontinyu setiap tahunnya.
“Kita terus berupaya untuk meningkatkan program ini,” ujarnya. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















