ASN OIKN Perkuat Koneksi Sosial Melalui Komunitas Healing di IKN

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025 - 22:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas Healing di IKN bersama warga IKN saat wisata edukasi menanam padi di Desa Bukit Raya, Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. (ANTARA/HO-Humas OIKN)

Komunitas Healing di IKN bersama warga IKN saat wisata edukasi menanam padi di Desa Bukit Raya, Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. (ANTARA/HO-Humas OIKN)

SuarIndonesia — Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memperkuat koneksi sosial melalui Komunitas Healing di IKN, sebuah ruang bersama untuk pengembangan diri, relaksasi, dan pengikat sosial, di tengah dinamika kota baru.

Komunitas ini merupakan inisiatif kolektif Adinda Alya Salsabila dan Arif Ridwan Mas, dua ASN OIKN yang menetap di IKN sejak Maret 2025.

“Komunitas Healing di IKN merupakan bentuk kecil dari harapan kami agar IKN tak sekadar menjadi tempat kerja, tapi juga sebagai ruang hidup yang sehat dan nyaman,” ujar Adinda di Kota Nusantara, Senin (26/5/2025).

Sebagai bagian dari generasi awal ASN yang tinggal dan bekerja di IKN, ia mengaku perlu mengembangkan rasa memiliki terhadap IKN, sehingga komunitas ini lahir dari keinginan yang sama tentang keinginan berkembang di luar aspek pekerjaan di tengah transisi besar ini

Akhirnya dua orang tersebut berhasil menggugah partisipasi masyarakat untuk ikut menciptakan ruang bersama, guna mendukung produktivitas dan rasa memiliki terhadap tanah yang kini mereka sebut sebagai rumah.

Sejak didirikan pada 19 April 2025 Healing di IKN telah mengadakan berbagai kegiatan inspiratif seperti lokakarya membuat makrame (kerajinan dari benang atau tali), membatik bersama perajin lokal, hingga menjelajahi Gunung Parung.

“Berbagai kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana relaksasi, tetapi juga memperkuat koneksi sosial lintas profesi dan latar belakang,” kata Arif Ridwan, dilansir dari AntaraNewsKaltim.

Saat peringatan Hari Keanekaragaman Hayati pada 22 Mei, komunitas ini berkolaborasi dengan Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN dan kelompok tani lokal, menggelar kegiatan bertajuk “Healing di IKN: Belajar dari Alam”.

Baca Juga :   TRANSLOKASI Orangutan "Mungky" ke PSO ARSARI Kaltim

Dalam giat itu mereka mengajak masyarakat IKN, baik para ASN maupun non-ASN, merasakan langsung pengalaman bertani dan berkebun di lahan pertanian Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku.

Lahan pertanian yang menjadi lokasi kegiatan merupakan bagian dari Zona Pertanian dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) IKN. Zona ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan lokal, sekaligus menjaga fungsi ekologis dan keanekaragaman hayati yang menjadi dasar keberlanjutan pembangunan di IKN.

“Melalui wisata edukasi Healing di IKN ini kami berharap para ASN dapat tersadar untuk mengubah gaya hidupnya dalam rangka mendukung visi IKN menjadi kota berkelanjutan,” ujar Direktur Ketahanan Pangan OIKN Setia Lenggono.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam memperkenalkan konsep urban farming yang akan diterapkan di lingkungan hunian rusun ASN di IKN dalam waktu dekat. Konsep urban farming pun diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan di tingkat komunitas. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi
PEMBANGUNAN IKN Diarahkan ke Sembilan Wilayah Perencanaan
AKP DEKY Diperiksa dan Resmi Dipecat! Diduga Jadi Beking-Terima Dana dari Jaringan Narkoba
AKP BONAR Terancam Dipecat! Terlibat Jaringan Peredaran Narkotika
OIKN Berikan Payung Hukum Masyarakat Adat Jaga Kearifan Lokal IKN
OIKN Ambil Langkah Tegas Penegakan Hukum Pengrusakan Hutan
PEGUNUNGAN Liangpran, Satu Puncak Tertinggi di Kalimantan
SANGKULIRANG-MANGKALIHAT Dipersiapkan jadi Geopark Dunia

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca