AKSES Jalan Berlumpur, Jenazah Warga Diangkut Pakai Motor

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 22:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah warga Desan Suruh Tembawang, Sanggau, Kalbar, digotong menggunakan sepeda motor. (Foto: Dok/Istimewa)

Jenazah warga Desan Suruh Tembawang, Sanggau, Kalbar, digotong menggunakan sepeda motor. (Foto: Dok/Istimewa)

SuarIndonesia — Jenazah seorang warga di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) terpaksa diikat di sepeda motor dan dibungkus menggunakan terpal. Hal ini terjadi karena akses jalan ke rumah duka berlumpur dan licin jika diguyur hujan.

Video jenazah dibawa menggunakan sepeda motor ini viral di media sosial. Jenazah tersebut adalah warga Dusun Badat Lama, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Sanggau. Kepala Desa Suruh Tembawang Toni Kristian membenarkan adanya jenazah yang dibawa menggunakan sepeda motor.

“Jenazah warga kami, dibawa menggunakan sepeda motor. Dibaringkan di atas papan. Ini terpaksa dan satu-satunya solusi mempercepat jenazah tiba di rumah duka,” kata Toni, Rabu (5/11/2025).

Menurut Toni, kondisi jalan yang berlumpur memaksa warga dan keluarga melakukan hal ini. Ia bercerita, warga bernama Unid (50) awalnya mengeluh tidak bisa buang air besar sudah lebih dari satu pekan.

Oleh keluarga, Unid dibawa ke rumah sakit di Kota Sanggau pada Kamis (30/10/2025) lalu. Setelah diberikan tindakan awal oleh tim medis, Unid diputuskan untuk dilarikan ke ruang ICU.

“Namun, takdir berkata lain. Setelah satu malam di ICU, tepat pada 2 November pukul 21.00 WIB, yang bersangkutan dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit,” ujar Toni, dilansir dari detikKalimantan.

Setelah dimandikan di rumah sakit, jenazah Unid kemudian dibawa menggunakan mobil ambulan desa menuju ke rumah duka. Namun, sebelum tiba di desa, hujan lebat disertai petir mengiringi perjalanan.

Baca Juga :   BKSDA Kalbar-YIARI Translokasi Induk dan Anak Orang Utan

“Akses jalan yang masih berlumpur dan berbobot batu sungai jadi lebih licin, memperlambat jalannya ambulan. Di beberapa titik, ambulan sempat amblas dan ditarik secara manual oleh keluarga yang berduka menggunakan tali tambang,” beber Toni.

Dengan kegigihan warga dan keluarga, akhirnya mobil ambulans sampai ke pusat desa. Namun, sopir menyerah dan menyatakan tidak sanggup melanjutkan perjalanan ke rumah duka di Dusun Badat Lama.

“Sehingga diputuskan membuat alas menggunakan papan milik Pak Manggai di atas sepeda motor. Jenazah kami lapisi menggunakan terpal pelangi supaya tidak kehujanan dan diikat menggunakan karet ban. Ini untuk mempercepat jenazah tiba di rumah duka,” jelas Toni.

Menurut Toni, kejadian ini bukan kali pertama. Kondisi seperti ini sering terjadi saat membawa jenazah maupun warga yang sakit jika akses jalan diguyur hujan. Melihat kondisi ini tak kunjung membaik, Toni menaruh harapan besar ke pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih.

“Hal ini sering terjadi. Baik membawa jenazah maupun warga sakit. Semua jalan masih rusak dan letak geografis juga berpengaruh,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu
KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:19

PEMKO BANJARMASIN Dukung Layanan Devisa Bank Kalsel untuk UMKM dan Ekspor-Impor

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

PT BANGUN BANUA Kalsel Apresiasi Tranformasi Bank Kalsel Menjadi Bank Devisa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14

RESMI LAUNCHING, Gubenur Muhidin Ajak Masyarakat Transaksi Devisa di Bank Kalsel

Senin, 22 Juni 2026 - 19:12

BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:07

GUBERNUR Muhidin Jadi Nasabah Perdana, Bank Kalsel Resmi Sandang Status Bank Devisa

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca