DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 18:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menggrebek dua Pasar di Martapura, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Yaitu Pasar Cahaya Bumi Selamat (CBS) dan Pasar Batuah.

Maksud grebek di sini Menteri Hanif mengecek langsung kondisi kebersihan pasar dari sampah. Selain itu Hanif dan rombongan lainnya melakukan aksi pungut sampah.

Dalam kesempatan itu Hanif melakukan survei sekaligus aksi nyata memungut sampah.

Turut hadir pada momen apel dan curvey pungut sampah bersama Menteri LH  dan jajaran kementerian LH di Pasar Martapura Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyie dan jajaran SKPD lingkup Kabupaten Banjar serta forkompinda Banjar.

Termasuk juga dari Pemprov Kalsel Rahmat Prapto Udoyo, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan pengawasan Dinas LH Kalsel juga turut turun langsung ikut pungut sampah.

Hanif menyoroti persoalan tata kelola sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi banyak daerah, termasuk Kabupaten Banjar.

Saat ini, daerah tersebut memproduksi sekitar 365 ton sampah per hari, namun tidak seluruhnya dapat ditangani secara optimal.

Data menunjukkan, sekitar 265 ton sampah telah dikelola melalui Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kencana dengan sistem control landfill.

Baca Juga :   TIM SAR Gabungan Masih "Berjibaku" Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

“Namun, sekitar 27 persen sampah masih memerlukan penanganan lebih serius, yang menjadi indikator bahwa sistem pengelolaan belum sepenuhnya efektif dan berkelanjutan,” papar Menteri Hanif.

Kendati demikian, Menteri Hanif mengapresiasi langkah cepat Pemkab Banjar yang telah menghentikan praktik open dumping sejak awal 2025.

Penutupan metode pembuangan terbuka tersebut dinilai sebagai tonggak penting dalam perbaikan tata kelola sampah menuju sistem yang lebih ramah lingkungan.

“Penghentian open dumping bukanlah garis akhir. Tantangan berikutnya justru lebih kompleks, yakni mengurangi secara signifikan volume sampah organik yang masuk ke TPA,” tegasnya.

Hanif juga menaruh harapan besar terhadap Kabupaten Banjar sebagai daerah percontohan nasional, mengingat kedekatannya secara emosional dengan daerah tersebut.

“Ini kampung halaman saya. Saya berharap Kabupaten Banjar bisa menjadi contoh kota bersih secara nasional, bahkan meraih Adipura pada 2026,” tegasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi
GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Rabu, 15 April 2026 - 21:42

BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji

Rabu, 15 April 2026 - 21:36

PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 23:51

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Senin, 13 April 2026 - 13:43

HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Muhammad Zaini (19), Senin (20/4/2026) siang yang tenggelam di Sungai Martapura. (SuarIndonesia/Ist)

Headline

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 Apr 2026 - 15:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca