GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 22:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

SuarIndonesia — Aliansi Rakyat Kaltim mendesak Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mundur dari jabatannya. Tuntutan itu disuarakan dalam aksi 21 April di depan kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, dengan alasan gubernur dinilai telah kehilangan legitimasi dari rakyat.

Koordinator lapangan sekaligus humas Aliansi Rakyat Kaltim, Lukman Nil Hakim menyebut, massa aksi tidak mendapat sambutan baik saat tiba di Kantor Gubernur siang tadi. Ia menilai pemasangan kawat berduri dan penjagaan ketat mencerminkan sikap tidak terbuka terhadap masyarakat.

“Kami ingin Gubernur ini turun langsung. Setidaknya dia mengundurkan diri karena moralnya, karena dia sudah kehilangan legitimasi dari rakyatnya. Kami juga disambut tidak ramah, dengan pagar kawat berduri. Itu melambangkan penolakan terhadap rakyat yang ingin bertanya kepada pemimpinnya,” katanya kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).

“Rakyat Kaltim hanya ingin menanyakan pertanggungjawaban gubernurnya. Tapi sampai sekarang kami masih berjuang dan belum ditemui,” lanjutnya.

Bahkan sampai massa aksi bunar pada pulul 17.30 Wita, mereka belum juga bisa bertemu dengan Gubernur Kaltim.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan utama, mulai dari penghentian praktik KKN hingga evaluasi total kebijakan pemerintah daerah. Mereka juga meminta DPRD menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.

“Kami menolak segala bentuk kecurangan dan ketidakadilan. Tuntutan utama kami stop praktik KKN sekarang juga, dan semua kebijakan yang tidak pro rakyat harus dievaluasi,” ujar Lukman.

Ia juga menyoroti dugaan nepotisme yang dinilai terjadi di berbagai sektor pemerintahan, termasuk penempatan orang-orang dekat di sejumlah posisi strategis. Selain itu, kebijakan anggaran seperti pengadaan kendaraan operasional Rp 8,5 miliar dan renovasi rumah jabatan Rp 25 miliar turut menjadi perhatian.

“Nepotisme itu terlihat jelas. Penempatan orang-orang dekat di berbagai posisi. Ditambah kebijakan pengadaan kendaraan operasional Rp 8,5 miliar dan renovasi rumah jabatan Rp 25 miliar,” katanya.

Penghapusan subsidi BPJS untuk sekitar 49 ribu masyarakat Kaltim juga disebut sebagai kebijakan yang paling dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

“Penghapusan subsidi BPJS untuk 49 ribu orang itu sangat menyakitkan. Itu bukan angka kecil,” tegasnya.

Ia menilai, selama satu setengah tahun kepemimpinan, belum ada perubahan signifikan yang dirasakan masyarakat. Bahkan, sikap pemerintah yang tidak menemui massa dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi rakyat.

“Sampai sekarang tidak ada perubahan. Bahkan saat demo ini, kami tidak ditemui. Padahal katanya mau menemui. Tapi faktanya tidak ada,” ujarnya.

Hingga sore tadi, demonstrasi berjalan dengan aman. Namun karena tidak mendapat respons, aksi lanjutan tidak menutup kemungkinan akan kembali digelar.

Baca Juga :   SENGKETA PELAYANAN Ketenagalistrikan Bergulir “ke Meja Hijau” PTUN Banjarmasin

“Saya juga belum bisa memastikan ya bahwa perjuangan ini akan berlanjut terus, sambil kita juga duduk setelah aksi ini, kita bersama-sama. Nanti kita akan lihat bagaimana kondisi ke depannya,” pungkasnya.

Diketahui massa aksi yang bergerak dalam demo 21 April mencapai kurang lebih 3.000 orang. Mereka terdiri dari lima elemen, mahasiswa, serikat buruh, driver ojol, ormas, dan masyarakat termasuk penyandang disabilitas.

Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro menyampaikan hasil kegiatan unjuk rasa 21 April di Kantor Gubernur (Foto: Istimewa)

Demo Sempat Ricuh

Sementara itu, dilansir dari detikKalimantan, Aksi unjuk rasa 21 April di Kalimantan Timur sempat ricuh hingga terjadi pengamanan terhadap sejumlah massa. Meski begitu, polisi memastikan situasi tetap terkendali tanpa korban luka maupun insiden serius.

Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro mengatakan pelaksanaan aksi berjalan damai dan aspirasi massa telah disampaikan di DPRD Kaltim serta Kantor Gubernur. Ia menyebut penyampaian aspirasi tersebut juga telah dimonitor oleh gubernur.

“Yang pertama saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, mahasiswa dan peserta jukrasa. Hari ini pelaksanaan jukrasa bisa jalan dengan damai, tertib, penyampaian aspirasi juga tadi sudah disampaikan di gedung DPRD dan diterima oleh pimpinan DPRD,” ujarnya, saat ditemui wartawan di lokasi aksi, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan aspirasi dari aliansi dan mahasiswa di Kantor Gubernur juga telah termonitor. Secara umum, pelaksanaan aksi disebut berjalan dengan baik.

“Dan secara umum alhamdulillah pelaksanaan jukrasa bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Endar turut mengapresiasi seluruh pihak yang berupaya menjaga Kalimantan Timur tetap damai. Ia menilai situasi hingga malam hari masih dalam tahapan wajar dan sesuai dengan standar operasional pengamanan.

“Untuk yang malam ini, saya rasa masih dalam tahapan yang wajar menurut kami dan tentunya dengan apa yang kita lakukan sesuai standar operasional, semuanya bisa terkendali, aman, tidak ada yang luka, tidak ada yang sakit,” ucapnya.

Ia berharap ke depan penyampaian aspirasi dapat terus dilakukan dengan cara yang tertib dan damai seperti yang terjadi saat ini.

“Semoga ke depan bisa berjalan dengan baik, damai, aspirasi berikutnya bisa dilaksanakan seperti ini, bisa sampai semuanya dan tetap tertib,” lanjutnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WAMENKO PANGAN Bersama Dankodaeral XIII dan Kapolda Kalsel Cek Langsung Posko Tegal Arum
KEMENHUT Kerahkan 1.000 Polhut Padamkan Karhutla Kalimantan
UNCLE ZAE Kembali Catat Prestasi di 2026, Juarai Turnamen Tenis Mercedes-Benz Club Banjarmasin
INSTRUKSI LANGSUNG PRESIDEN pada H Isam Pimpin dan Mengkoordinasikan Penanganan Karhutla di Kalsel
DITETAPKAN Polri Tiga Tersangka Pembakar Lahan di Kalsel
KASAL : Tak Separah di Medsos Kondisi Karhutla di Kalsel
INSTRUKSI Mendesak Karhutla untuk Enam Gubernur
PELAKU Diduga Bakar Lahan di HSS Diamankan Polisi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:19

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03

PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:57

314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:41

SEJUMLAH Menteri Ditunjuk Tangani Karhutla per Wilayah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:03

696 HOTSPOT Karhutla Kalsel Muncul pada Minggu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:59

WAMENKO PANGAN Bersama Dankodaeral XIII dan Kapolda Kalsel Cek Langsung Posko Tegal Arum

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:54

KEMENHUT Kerahkan 1.000 Polhut Padamkan Karhutla Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:40

TANGANI KARHUTLA, Gubernur Kalsel: Haji Isam Bantu 100 Pompa

Berita Terbaru

Personel Yonif TP 882/Hulubalang melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026). (Foto: Antara/Jessica Wuysang)

Nasional

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla Kalimantan

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:19

Petugas pemadam kebakaran Dinas Kehutanan Kalteng berusaha memadamkan api yang membakar lahan gambut di Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (12/7/2026). (Foto: HO-Antara)

Nasional

SEJUMLAH Menteri Ditunjuk Tangani Karhutla per Wilayah

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:41

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran (kanan) bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo dan lainnya saat melaksanakan salat istisqa dan doa bersama di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (23/8/2026). (Foto: HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Kalteng

PERKUAT Ikhtiar Hadapi Kemarau Melalui Salat Istisqa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:13

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca