2 PEJABAT KPU Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah Pilkada Kotim

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 23:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pejabat KPU Kotim jadi tersangka. (Foto: Istimewa)

Dua pejabat KPU Kotim jadi tersangka. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Pengusutan kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada Kotawaringin Timur (Kotim) 2024 terus melebar. Kejati Kalimantan Tengah menetapkan dua pejabat sekretariat KPU Kotim sebagai tersangka.

Mereka yakni F selaku Sekretaris KPU Kotim sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan MH yang menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Mereka ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin (31/8/2026) malam.

Tak hanya berstatus tersangka, keduanya langsung ditahan usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejati Kalteng. F dan MH kemudian dibawa ke Rutan Kelas IIA Palangka Raya untuk menjalani masa penahanan selama 20 hari. Kasi Penkum Kejati Kalteng Dodik Mahendra mengatakan penetapan kedua pejabat tersebut dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti permulaan yang dinilai cukup dan sah.

“Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah telah memperoleh bukti permulaan yang cukup dan sah sehingga kembali menetapkan dua orang tersangka,” kata Dodik dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026) .

“Masuknya F dan MH membuat jumlah tersangka dalam perkara dugaan penyimpangan dana hibah Pilkada Kotim bertambah menjadi tujuh orang,” kata Dodik, melansir dari detikKalimantan.

Sebelumnya, Kejati Kalteng telah menetapkan lima komisioner KPU Kotim sebagai tersangka dalam perkara yang sama. Kelima komisioner tersebut juga telah menjalani penahanan.

Perkara ini berkaitan dengan pengelolaan dana hibah penyelenggaraan Pilkada Kotim 2024 yang bersumber dari APBD Kabupaten Kotim dengan nilai mencapai Rp 40 miliar. Dengan bertambahnya dua tersangka dari unsur sekretariat, penyidikan menyoroti bagaimana proses pengelolaan dan penggunaan anggaran hibah tersebut dilakukan.

Baca Juga :   HELIKOPTER Water Bombing Sulit Beroperasi Padamkan Api

Kejati Kalteng memastikan penyidikan masih terus dikembangkan. Penyidik tengah mendalami peran masing-masing tersangka serta tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang turut terseret dalam perkara tersebut.

Selain mengurai rangkaian dugaan penyimpangan, penyidik juga masih melakukan pendalaman untuk memastikan besaran kerugian negara yang ditimbulkan. Kasus ini menjadi sorotan karena dana yang tengah diusut merupakan anggaran hibah pemerintah daerah yang diperuntukkan bagi penyelenggaraan Pilkada 2024.

“Penetapan tujuh tersangka menunjukkan pengusutan perkara tersebut belum berhenti pada jajaran komisioner KPU. Kini, peran pejabat sekretariat yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran juga masuk dalam pusaran penyidikan,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng
KORUPSI DANA BNPB: KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar
PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!
KASUS DANA BNPB: KPK Ungkap Identitas dan Peran Lima Tersangka
POLRI Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim
KUMAI Diguyur Hujan
KOTIM Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:51

KORUPSI DANA BNPB: KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:43

KASUS DANA BNPB: KPK Ungkap Identitas dan Peran Lima Tersangka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:17

POLRI Siapkan Polisi Khusus Kehutanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:56

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:35

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau langsung penanganan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026). (Foto: HO-Kemenhut RI)

Kalteng

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:56

Hujan saat mengguyur Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026). (Foto: detikKalimantan)

Kalteng

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca