HOTSPOT Karhutla Meningkat di Tiga Provinsi Kalimantan

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). (Foto: Antara Kalteng/Auliya Rahman)

Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). (Foto: Antara Kalteng/Auliya Rahman)

SuarIndonesia — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terjadi peningkatan titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga provinsi di Kalimantan yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, pada Senin.

“Kita lihat bahwa di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Selatan, jumlah titik panas itu relatif bertambah. Di Kalimantan Barat signifikan bertambahnya. Di Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah relatif menurun,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Berdasarkan pemantauan titik api di tiga provinsi tersebut, kata dia, terdapat kenaikan jumlah titik api dengan jarak pandang berkisar satu hingga dua kilometer.

Sementara itu pada tiga provinsi di Sumatera yakni Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi, jumlah titik api secara umum relatif menurun.

Meski demikian BNPB mencatat peningkatan titik panas di Sumatera Selatan sebanyak 209 titik sehingga totalnya mencapai 1.013 titik panas.

“Sedangkan di Riau maupun di Jambi titik panas berkurang secara signifikan. Jarak pandang pun bervariasi antara empat sampai lima kilometer di Riau maupun Sumatera Selatan, sedangkan Jambi sekitar tujuh kilometer,” ujarnya.

Menurut Berton, kondisi tersebut juga berkaitan dengan kualitas udara yang dapat dipantau melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang disediakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ISPU melalui laman resmi KLH untuk mengetahui kondisi kualitas udara hingga tingkat kabupaten/kota.

“Masyarakat dapat mengakses, sehingga nanti tindakan-tindakan untuk mencegah bila kualitas udara tersebut sudah berbahaya ataupun tidak sehat dapat dilakukan dengan baik,” katanya.

Selain kualitas udara, BNPB memantau sebaran polutan berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berton mengatakan sebaran polutan di sejumlah wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, diperkirakan masih relatif pekat pada Senin (31/8) dan Selasa (1/9).

Baca Juga :   KARHUTLA di Sungai Biuku, Bhabinkamtibmas Sungai Andai Turun Bantu Relawan

“Kita lihat di Kalimantan Barat, Tengah, maupun Selatan, relatif sangat pekat. Ini menandakan bahwa jumlah asap sangat tebal di daerah-daerah tersebut,” kata Berton, melansir dari Antara.

Sebaran polutan juga terpantau di sejumlah wilayah Sumatera, antara lain Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Sementara itu, kondisi di Papua dan Jawa diperkirakan cenderung mengalami penurunan intensitas sebaran polutan.

Berton mengatakan masyarakat perlu memperhatikan perkembangan kualitas udara dan melakukan langkah pencegahan apabila kondisi udara berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Adapun situasi karhutla per Senin (31/8) untuk Kalimantan Barat terdapat 7.377 titik panas (naik 3.553), fire spot sebanyak 104 (naik 88), dengan jarak pandang kurang dari 1 km.

Di Kalimantan Tengah, ada 5.244 titik panas ( turun 147), fire spot sebanyak 72 (naik 16), dengan jarak pandang kurang dari satu km. Kalimantan Selatan titik panas mencapai 504 (turun 405), fire spot sebesar 55 (naik 3), jarak pandang kurang dari 2 km.

Kemudian Riau, titik panas mencapai 62 (turun 202), fire spot mencapai 12 (turun 2), adapun jarak pandang sekitar 4-5 km. Sedangkan di Sumatera Selatan, titik panas mencapai 1.013 (naik 209), fire spot sebanyak 11 (turun 7) dengan jarak pandang kurang dari 5 km.

Sementara di Jambi, titik panas mencapai 49 (turun 86), fire spot sebanyak 4, dan jarak pandang sekitar 6-7 km. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS KPP Banjarmasin, KPK: Geledah 8 Lokasi Selama 3 Hari
GUS KIKIN Ketua Umum PBNU 2026-2031
KARHUTLA Kalimantan “Alarm Keras” Jangan Hanya Padamkan Api, Periksa Tata Kelola
MENGERIKAN AMBRUK ! Jembatan Tembus Mantuil Banjarmasin Ada Pengendara Tercebur, Sejak Lama Kerusakan
SERUNYA Sayembara Panjat Pinang Warga Pasar Batuah Banjarmasin
DANKODAERAL XIII Turun ke Lokasi Karhutla di Gambut Kalsel
BERKOLABORASI Jaksa di Kalsel dan IKA UNAIR Masuk Sekolah di SMAN 7 Banjarmasin
KUNJUNGAN KOMJAK RI Diterima Kajati Kalsel dan Dilanjut Dialog dengan Mahasiswa

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:10

KASUS KPP Banjarmasin, KPK: Geledah 8 Lokasi Selama 3 Hari

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:51

KARHUTLA Kalimantan “Alarm Keras” Jangan Hanya Padamkan Api, Periksa Tata Kelola

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:36

POLDA KALSEL Uji Coba Cairan Pemadam Berbahan Minyak Nabati

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:28

WARGA Bandarmasih Dikagetkan Kobaran Api

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:51

KEJAGUNG Sita Aset Bos Tambang Aseng, Nilainya Tembus 338 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:43

NIKMATI Suasana Malam di Kawasan Taman Kamboja Berujung Keributan dan Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan melakukan operasi pencarian dan penyelamatan sejauh 2 kilometer dari Pelabuhan Gyirong, beberapa hari setelah peristiwa tanah longsor pada 26 Agustus yang menghancurkan pelabuhan tersebut, di Kabupaten Gyirong, wilayah Tibet di Tiongkok bagian barat, Sabtu (29/8/2026). (Foto: AFP)

Internasional

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Senin, 31 Agu 2026 - 19:55

Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti sidang pleno voting opsi mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026) dini hari. (Foto: Antara/Syaiful Arif)

Nasional

GUS KIKIN Ketua Umum PBNU 2026-2031

Senin, 31 Agu 2026 - 19:43


Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). (Foto: Antara Kalteng/Auliya Rahman)

Headline

HOTSPOT Karhutla Meningkat di Tiga Provinsi Kalimantan

Senin, 31 Agu 2026 - 19:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca