PENANGANAN Karhutla Tumbang Nusa Terus Dilakukan

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Petugas gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan penanganan kebakaran di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau yang kembali membesar pada Minggu (30/8/2026) malam, terus dilakukan.

Dilansir Antara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah Ahmad Toyib di Palangka Raya, Senin (31/8/2026), mengatakan kebakaran yang kembali membesar pada Minggu (30/8) malam merupakan lanjutan dari titik api yang sebelumnya telah menyala.

“Tumbang Nusa memang menjadi salah satu perhatian kita. Kejadian tadi malam merupakan lanjutan dari posisi api sebelumnya yang memang sudah menyala,” katanya.

Ia menjelaskan upaya pemadaman pada malam hari menghadapi kendala karena keterbatasan pengerahan pasukan darat. Kondisi medan dan lokasi titik api yang berisiko membuat personel tidak dapat dipaksakan mendekati sumber api.

“Kalau pasukan darat masuk sampai mendekati titik api, itu berisiko bagi personel,” jelasnya.

Selain itu, kondisi jarak pandang di Kota Palangka Raya dan sekitarnya dalam dua hari terakhir menurun cukup signifikan sehingga menghambat optimalisasi operasi pemadaman melalui jalur udara.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat operasi water bombing (WB) atau pengeboman air oleh satuan tugas udara belum dapat dilakukan secara maksimal. Terlebih, pergerakan kepala api menjadi lebih cepat akibat angin kencang di lokasi.

“Visibility di Palangka Raya dan sekitarnya menurun jauh dari standar biasa. Optimalisasi WB melalui satgas udara tidak bisa dilakukan secara maksimal. Pergerakan kepala api menjadi cukup cepat karena didukung angin kencang di lokasi,” paparnya.

Baca Juga :   KARHUTLA Kapuas Hanguskan Rumah Warga

Dengan kondisi tersebut, pasukan darat menjadi tumpuan utama untuk mencegah api meluas. Namun, pengerahan personel juga harus mempertimbangkan faktor kelelahan setelah melakukan pemadaman sejak pagi hingga sore hari.

Untuk mengantisipasi pergerakan api pada malam hari, BPBPK Kalteng memaksimalkan kesiapsiagaan dengan menempatkan sejumlah mobil tangki dan kendaraan pemadam di sepanjang kawasan Tumbang Nusa, terutama di sekitar wilayah yang dinilai menjadi jalur pergerakan kepala api menuju jembatan.

“Pembasahan dilakukan oleh satgas darat di sekitar Tumbang Nusa,” ujarnya.

Sementara itu berdasarkan data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 30 Agustus 2026 tercatat sebanyak 2.222 kejadian karhutla, dengan luasan terbakar mencapai 6.358,71 hektare. Khusus untuk Kabupaten Pulang Pisau tercatat 54 kejadian karhutla dengan luasan terbakar 378,88 hektare. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA Kapuas Hanguskan Rumah Warga
SMAN 2 Katingan Kuala Juara Nasional Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026
KARHUTLA Meluas, Gubernur Agustiar Desak Helikopter Segera Tiba
KARHUTLA KOTIM: Status Tanggap Darurat Diperpanjang Hingga 15 September
PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng
314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla
PERKUAT Ikhtiar Hadapi Kemarau Melalui Salat Istisqa
KUALITAS Udara Kota Palangka Raya “Berbahaya”

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:10

KASUS KPP Banjarmasin, KPK: Geledah 8 Lokasi Selama 3 Hari

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:29

HOTSPOT Karhutla Meningkat di Tiga Provinsi Kalimantan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01

DANKODAERAL XIII Turun ke Lokasi Karhutla di Gambut Kalsel

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:54

KUNJUNGAN KOMJAK RI Diterima Kajati Kalsel dan Dilanjut Dialog dengan Mahasiswa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:48

MK Tetapkan Minimal Tiga Indikator Status Bencana Nasional

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Berita Terbaru

Petugas gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

PENANGANAN Karhutla Tumbang Nusa Terus Dilakukan

Senin, 31 Agu 2026 - 20:18

Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan melakukan operasi pencarian dan penyelamatan sejauh 2 kilometer dari Pelabuhan Gyirong, beberapa hari setelah peristiwa tanah longsor pada 26 Agustus yang menghancurkan pelabuhan tersebut, di Kabupaten Gyirong, wilayah Tibet di Tiongkok bagian barat, Sabtu (29/8/2026). (Foto: AFP)

Internasional

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Senin, 31 Agu 2026 - 19:55

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca