PENDERITA ISPA Kalsel Capai 3.990 Orang

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes Kalsel catat kasus ISPA 3.990 kasus. (Foto: HO-Diskominfokalsel)

Dinkes Kalsel catat kasus ISPA 3.990 kasus. (Foto: HO-Diskominfokalsel)

SuarIndonesia — Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan data gabungan laporan Puskesmas dan Rumah Sakit hingga Minggu (30/8/2026) tercatat 3.990 menderita inpeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 3.506 kasus berasal dari Puskesmas dan 484 kasus dilaporkan oleh Rumah Sakit. Data itu merupakan laporan mingguan yang terus dihimpun dan dipantau untuk melihat perkembangan kasus ISPA di setiap wilayah.

“Data ini merupakan data mingguan sementara yang berasal dari gabungan laporan Puskesmas dan Rumah Sakit. Karena sifatnya mingguan, data terus kami pantau dan evaluasi untuk melihat perkembangan kasus ISPA di Kalimantan Selatan,” katanya di Banjarbaru, Selasa (1/9/2026).

Dia menjelaskan, berdasarkan sebaran kabupaten/kota, kasus sementara tertinggi tercatat di Banjarmasin sebanyak 988 kasus, disusul Banjarbaru (670), Hulu Sungai Tengah (405), Banjar (391) dan Barito Kuala (287), Hulu Sungai Selatan (244), Tanah Laut (218), Kotabaru (210), Tabalong (181), Tanah Bumbu (135), Tapin (102), Balangan (81) dan Hulu Sungai Utara 78 kasus.

Baca Juga :   KASUS PENCURIAN di Banjarmasin Berakhir Damai Lewat "Restorative Justice"

Dia menegaskan, tingginya laporan kasus di suatu wilayah tidak serta-merta menunjukkan kondisi yang sama pada wilayah lainnya.

Oleh karena itu, pemantauan dilakukan secara berkala dengan melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh kabupaten/kota.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita memastikan masyarakat yang mengalami gejala mendapatkan pelayanan kesehatan dan penanganan yang sesuai. Kami juga terus melakukan pemantauan melalui fasilitas kesehatan agar apabila ditemukan peningkatan kasus, dapat segera dilakukan respons,” kata Diauddin, melansir dari Antara. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERBAKAR LAGI di Kawasan Bandarmasih Komplek DPR Banjarmasin Barat
POLIDIK di Sekolah Islam Terpadu Nuril Fikri Banjarmasin
PEMPROV Usulkan Bantuan Tangani Karhutla untuk Enam Kabupaten
INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan
SUNGAI Danau Panggang Dangkal, Ketua DPRD Kalsel Desak Pemda Segera Pengerukan dan Normalisasi
POLISI Peduli Pendidikan di Pondok Pesantren Shiratut Thalibin
KAPOLDA KALSEL Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas
SMP KANAAN Banjarmasin jadi Sasaran Pencegahan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:39

98 KASUS KARHUTLA Korporasi Naik ke Penyidikan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:31

INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:20

PRESIDEN Prabowo Minta Penanganan Karhutla tak Tunggu Hujan

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:43

CEGAH DAMPAK ASAP, Menkes: Kelompok Rentan Perlu Batasi Kegiatan di Luar

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:07

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:29

GIM DARING bukan Pemicu Utama Radikalisasi

Berita Terbaru

Budaya

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Senin, 19 Okt 2026 - 21:55

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca