SuarIndonesia – Ketersediaan dan suplai air untuk perendaman Hutan Lindung Liang Anggang dicek langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin, Selasa (1/9/2026).
Hutan lindung tersebut dijaga sepanjang waktu oleh personel Dinas Kehutanan Kalsel dan Lanal Banjarmasin.
Muhidin mengatakan air disuplai dari saluran pembuang irigasi. Menurutnya karena pasang surut siang bisa diambil, malam surut kembali.
“Jadi kalau nanti siang dia pasang kita ambil, kita masukkan ke saluran-saluran yang ada. Dialirkan ke lahan-lahan. Air sudah teratur dan baik di daerah sini,” katanya.
Ia menambahkan, sebelum ke hutan lindung ia menemui kebakaran di pinggir jalan. Bersama dengan TNI Angkatan Laut, Danlanal, bersama-sama untuk memadamkan tadi.
Dalam kesempatan itu ia mengajak berdoa agar dalam beberapa hari ini ada hujan menyeluruh.
“Mudah-mudahan kita berdoa lah, mudah-mudahan ada hujan,” harapnya.
Muhidin menyatakan suplai air ke lahan hutan lindung menggunakan mesin pendorong cukup efektif. Jika air mengair merata maka kemungkinan bisa merendam lahan gambut.
“Insyaallah ini efektif. Tetapi kita jangan apa, jangan lengah. Siapa tahu ada kebakaran juga kan, jadi kita harus siap juga dengan pemadaman di dalam hutan,” ucapnya.
Saat di jalan menuju hutan lindung. Gubernur dan rombongan menemui titik yang masih berasap. Di sana rombongan berhenti dan ikut melalukan pembasahan.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















