DIJAGA KETAT Dishut Kalsel dan Lanal Banjarmasin Hutan Lindung Liang Anggang

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Hutan Lindung Liang Anggang menjadi salah satu titik yang dijaga ketat. PIC penjagaan dikoordinir Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel dan Lanal Banjarmasin.

Hutan Lindung Liang Anggang luasnya 960 hrktare. Daerah sekitarnya area penggunaan lain (APL) struktur tanah di sana Gambut sehingga rentan terbakar.

Risikonya apabila terbakar hebat maka berimbas langsung ke operasional Bandara Syamsudin Noor.

Karena itu kawasan dijaga dan pasokan air secara terus menerus.

Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra, mengatakan sebelumnya posisi air di Hutan Lindung Liang Anggang tidak terlalu banyak dan alat yang dipunya juga tidak terlalu lengkap.

Kemudian intervensi Pemerintah Provinsi mengalokasikan 50 mesin serta beberapa alkon untuk membasahi daerah-daerah yang seperti Panggalaman.

Menurutnya seminggu yang lalu di sana ada yang terbakar. “Sekarang ini sudah basah sehingga hampir tidak ada lagi asap yang keluar. Karena ini kan asap artinya api ada di bawahnya,” ujarnya.

50 mesin yang ada ditempatkan secara permanen untuk mengaliri daerah-daerah yang potensial ada api dengan harapkan tidak ke daerah yang dijaga saat ini.

Baca Juga :   DUA RAPERDA Strategis Sepakati DPRD Kalsel

“Mungkin dalam 4 hari ini sudah ketemu gelang kanal yang kita buat. Dengan adanya air di sekeliling Hutan Lindung, kemudian alat yang sudah terpasang, kita harapkan tidak ada lagi api atau asap yang ada di di areal Hutan Lindung,” katanya.

Sebelumnya 121 hektar hektare dalam kawasan hutan sempat terbakar. Bahkan, APL di samping hutan lindung juga sebelumnya terbakar penuh. “APL ini kita jaga juga karena jika terbakar percikan apinya bisa sampai ke hutan lindung,” ungkapnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAFARI “JUMAT KELILING” Serentak di Banjarbaru dan Banjar
PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!
WUJUDKAN Polisi Bersama Masyarakat di Pasar Galuh Cempaka Banjarbaru
MENCEKAM Ketika Warga Mendengar Teriakan Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah
“GREEN POLICING” di Masjid At Taqwa Banjarmasin Timur
GANDENG WARGA Sasar Jalan Meratus Banjarmasin Tengah
IMPLEMENTASI Program “Green Policing”, Personel KPL Banjarmasin Giat di Area Parkir PT MTI
EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:51

KORUPSI DANA BNPB: KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:43

KASUS DANA BNPB: KPK Ungkap Identitas dan Peran Lima Tersangka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:17

POLRI Siapkan Polisi Khusus Kehutanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:56

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:35

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau langsung penanganan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026). (Foto: HO-Kemenhut RI)

Kalteng

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:56

Hujan saat mengguyur Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026). (Foto: detikKalimantan)

Kalteng

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca