YUDISIUM STIH Sultan Adam Digelar dengan Protokol Kesehatan

- Penulis

Sabtu, 19 Desember 2020 - 22:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Mesikipun di tengah pandemi Covid-19, gelaran Yudisium Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sultan Adam, Sabtu (19/12/2020) dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 berjalan aman dan lancar.

Peserta yudisium 65 orang dari program sarjana, 7 lulusan program magister tanpa didampingi orang tua keluarga juga para undangan dipersyaratkan mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak (3M) dijalankan kepada semua yang ada di lingkungan kampus.

Ketua STIH Sultan Adam, DR Abdul Halim Shahab menegaskan untuk menghindari klaster baru Covid-19 di perguruan tinggi kegiatan yudisium dilakukan dengan mematuhi prokes ketat.

“Sungguh kami bersyukur, dalam situasi pandemi saat ini, kita tetap bisa melaksanakan yudisium langsung, tentunya dengan protokol kesehatan. Prosesi yudisium pun dilakukan bergiliran, untuk menghindari terjadinya klaster perguruan tinggi,” ujarnya kepada wartawan usai Yudisium Program Sarjana dan Program Magister STIH Sultan Adam Semester Genap 2019/2020 di aula lantai 3 kampus Jalan Sultan Adam, Sabtu (19/12/2020).

Dalam kegiatan Yudisium dibagi 2 kelompok. Peserta nomor urut ganjil mendapat giliran yang pertama. Prosesi dilaksanakan secara singkat tanpa bersalaman.

Sementara , nomor urut genap menunggu di aula bawah. Setelah peserta nomor urut ganjil menerima SK yudisium, mereka langsung meninggalkan ruangan dan digantikan kelompok berikutnya.

Mantan advokat ternama di Kalsel ini berharap, mereka dapat memahami keterbatasan kampus dalam menyelenggarakan yudisium.

“Kami mengadakan yudisium ini dalam situasi yang kurang mengenakkan, yakni di masa pandemi Covid-19. Kami tidak berani untuk melakukan yudisium di gedung mewah atau di lapangan terbuka, apalagi di musim hujan saat ini. Jika di dalam gedung, dikhawatirkan lebih beresiko penularan. Maka atas situasi seperti ini, mohon dimengerti dan dimaklumi karena ini diluar kemauan kami,” jelasnya.

Baca Juga :   KPU RI: Kesiapan Pilkada Serentak 2024 Sudah 99%

Pelaksanaan prokes di kampus STIH Sultan Adam juga termasuk penyediaan tempat mencuci tangan, sabun cair dan tisu kering di pintu masuk.

Kemudian sebelum memasuki ruangan, semua yang datang menjalani pengukuran suhu tubuh. Panitia juga menyediakan face shield yang harus dipakai peserta yudisium.

Pada kesempatan itu, Abdul Halim Shahab berpesan kepada lulusan agar tetap menimba ilmu dengan terus membaca dan mengikuti perkembangan ilmu hukum.

“Pesan saya, setelah keluar dari perguruan tinggi ini, hendaknya Saudara tetap mmperdalam ilmu hukum yang diperoleh di STIH Sultan Adam. Bagi lulusan program S1, Saudara bisa melanjutkan ke jenjang S2, demikian juga yang sudah S2 bisa melanjutkan ke program doktor,” ujarnya.

Halim yang dua tahun menyandang predikat DR ini akan membuka kerjasama menyelenggarakan program S3 dengan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) di Semarang, Jawa Tengah.

Salah satu lulusan terbaik, Irsa Setiawan Husaini mengaku bangga telah berhasil menyelesaikan kuliah di STIH dengan perjuangan yang cukup berat. ASN RSUD Ulin itu juga menyatakan akan menerapkan ilmu yang diperolehnya di STIH Sultan Adam pada pekerjaannya, yang didampingi yudisium terbaik kedua M Syalafudiin, dan Mahmudin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang
JASAD MENGAPUNG di Sungai depan Museum Perjuangan
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
AKLAMASI, Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026-2031
PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 23:01

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 April 2026 - 22:33

EKS KANIT Narkoba Polresta Ambon Jadi Bandar Sabu dari Kalimantan, Raup Rp 20 Juta Per Hari

Jumat, 24 April 2026 - 00:02

CEGAH KORUPSI, KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Kamis, 23 April 2026 - 21:38

RATUSAN PAKET SABU Disita Satresnarkoba Polresta Banjarmasin dari Warga Teluk Dalam

Kamis, 23 April 2026 - 19:50

DIUGKAP Kasus Narkotika, Sita Puluhan Gram Sabu

Kamis, 23 April 2026 - 19:34

DUGAAN KORUPSI Sewa Komputer Server, Aplikas dan Jaringan di Disdik Banjarmasin untuk Jenjang SD

Kamis, 23 April 2026 - 18:24

DITAHAN TERSANGKA Kasus Proyek di Disdik Kota Banjarmasin, Kerugian Negara 5 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Berita Terbaru

(newswire.lk)

Internasional

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka

Minggu, 26 Apr 2026 - 23:11

Korban dan angkotnya dibakar pelaku yang tak terima ditegur karena serobot antrean ngetem di Tanah Abang (Foto: Istimewa)

Hukum

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 Apr 2026 - 23:01

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca