Walikota Tak Buatkan Rumah, Silahkan Tinggal di Rumah Singgah

- Penulis

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Memasuki hari kelima,setelah dibongkar, 20 warga yang sebelumnya tinggal di bawah kolong Jembatan Antasari, dan mereka pun bertahan di sana, ternyata tak membuat Walikota H Ibnu Sina melemah.

Bahkan petinggi Pemko Banjarmasin dengan tegas tak akan menyediakan rumah buat mereka. Jika tetap bertahan hidup di sebelah pagar kolong jembatan, Pemko Banjarmasin dengan tegas mengusir mereka karena sudah ada pemasangan pagar di kolong Jembatan Antasari.

Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, yang dikonfirmasi mengatakan Satpol PP tetap menindak tegas terhadap 20 orang itu yang masih bertahan di bawah Jembatan Antasari itu.

Menurut Ibnu, pemasangan pagar demi menekan kekumuhan di kawasan bantaran sungai di Kota Banjarmasin.

“Jika mau silahkan di rumah singgah, kalau membuatkan rumah pun, Pemko ngak ada anggaran,’’ ucap Ibnu Sina.

“Kita masih dalam tahap pembicaraan bersama para pihak terkait. Dalam waktu dekat akan ada tindakan penertiban untuk wilayah sisi jembatan maupun kolong jembatan untuk disterilkan.

Mereka akan diangkut oleh Sapol PP “Entah kemana ini masih dikordinasikan,” ucap Walikota H Ibnu Sina kepada wartawan, Minggu (16/12).

Ibnu mengaku sempat membaca berita soal penghuni kolong minta dibangunkan rumah. Ibnu berkata keinginan itu sebuah gagasan yang sulit dieksekusi.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL Menghadirkan Empat Narasumber pada "FGD", Ini yang Dibahas

Kalaupun dipenuhi, kata Ibnu, ada kemungkinan masyarakat yang lain menuntut hal yang sama.

Solusinya, kata dia, kemungkinan mereka akan ditaruh di rumah singgah. “Jika tidak, mereka akan ditawarkan tinggal di rusunawa eks Bagau. Ini relatif murah harga sewanya. “Pokoknya secepatnya mereka harus dijauhkan dari kawasan yang akan disterilkan, mungkin besok atau lusa,” ujar Ibnu Sina.

Sebelumnya, Julaiha, salah seorang warga kolong jembatan, meminta Pemerintah Kota Banjarmasin menyalurkan bantuan berupa tempat tinggal dan pekerjaan bagi warga yang tinggal di kolong Jembatan Antasari.

“Saya ini tidak mau tinggal di rusunawa. Jauh soalnya dengan kerjaan saya memulung sampah di kawasan Jembatan Antasari ini,” ungkap Julaiha.

Julaiha dan kawannya lebih memilih menetap di bawah jembatan karena bingung harus ke mana dan berbuat apa.

Julaiha keberatan ongkos sewa di rusunawa. Apalagi Julaiha cuma mengumpulkan sampah plastik yang larut di sungai untuk dijual ke pengumpul sampah.
“Tidak bisa kami di rusunawa, itu kan sewa mana bisa kami bayar,” kata Julaiha. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
MENKEU PURBAYA: Tahun ini tak Ada Pembelian Motor Listrik bagi SPPG
PEMERINTAH Jaga Harga BBM Subsidi agar Terjangkau Masyarakat
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
RUPIAH MENGUAT ke Rp17.012, Imbas Gencatan Senjata Dua Arah AS-Iran!
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 22:33

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Minggu, 5 April 2026 - 22:37

TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 21:50

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 April 2026 - 21:23

TIGA PRAJURIT TNI Gugur, Israel Bantah Serang Pasukan PBB di Lebanon

Rabu, 1 April 2026 - 21:04

PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas

Rabu, 1 April 2026 - 20:31

HARGA MIGAS di Eropa Naik hingga 70 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Internasional

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:33

Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja  ke Banjarbaru, yakni di Kelurahan Guntung Damar, Kamis (9/4/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Headline

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca