VARIAN OMICRON Belum Ditemukan di Banjarmasin

- Penulis

Minggu, 28 November 2021 - 22:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Adanya virus Corona varian baru yaitu Omicron atau B.1.1.529 yang sudah dikonfirmasi oleh WHO sebagai Variant of Concern atau Virus yang memiliki kemampuan menular dengan cepat dan meningkatkan risiko reinfeksi.

Hal tersebut tentu menjadi ancaman tersendiri bagi warga khususnya di Kota Banjarmasin sendiri yang dikenal dengan tingginya aktivitas masyarakat di wilayahnya.

Lantas, apakah virus Corona varian baru tersebut sudah masuk ke Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini?

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menyebut bahwa Omicron yang disebut sebagai varian baru itu belum ditemukan masuk di Kota Banjarmasin.

Kendati demikian, Machli mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

“Prinsipnya sama. Karena virus ini menular melalui droplet misalnya saat berbicara, bersin, batuk dan lain sebagainya, jadi setidaknya selalu kenakan masker,” ungkapnya saat ditemui awak media, Minggu (28/11/2021).

Menurutnya, cara menghindari resiko penularan dari virus varian baru tersebut sama seperti menghindari penularan Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi di dunia.

“Prinsipnya 5 M yang berpasangan dengan menjalani vaksinasi,” tegasnya.

Seperti diketahui, pada Juni 2021, Varian Delta terdeteksi masuk ke Kota Banjarmasin. Hal itu disinyalir menjadi pemicu masifnya sebaran kasus penularan Covid-19 di Kota Seribu Sungai beberapa bulan yang lalu.

Dari data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, hanya dalam waktu satu bulan yakni pada bulan Juli, sebarannya menyentuh angka tertinggi, yakni sebanyak 2.635 kasus.

“Sebaran kasus paling banyak ditemukan di Kecamatan Banjarmasin Barat. Syukurnya setelah itu kasus bisa dilandaikan hingga kini,” imbuhnya.

Baca Juga :   KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

“Buktinya, hingga per tanggal 27 November, kasus aktif hanya berjumlah 7 kasus. Rinciannya, isolasi mandiri berjumlah 6 orang dan 1 orang menjalani isolasi di rumah sakit,” tambahnya.

Machli mengklaim, melandainya kasus yang terjadi saat ini terjadi lantaran adanya masifnya vaksinasi yang digelar, baik yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, hingga instansi lainnya.

“Karena pada dasarnya, vaksinasi yang masif itu berhubungan erat dengan terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Meskipun memang capaian vaksinasi kita untuk mencapai hal itu masih belum,” jelasnya.

Ditegaskannya, bahwa terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok setidaknya membutuhkan persentase vaksinasi sebanyak 80 persen dari jumlah total penduduk.

Namun, hingga per tanggal 27 November capaian vaksinasi di Kota Banjarmasin baru menyentuh angka 69,41 persen.

“Maka dari itu, pemberian vaksin kepada masyarakat terus kami genjot. Agar target 80 persen warga Banjarmasin sudah bervaksin bisa dipenuhi di akhir Desember nanti,” pungkas mantan Wadir bidang Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum Kalsel itu. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN
8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda
KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka
4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:49

SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Berita Terbaru

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Foto ilustrasi modifikasi cuaca. (si/ut/gemini.ai)

Kalteng

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 Sep 2026 - 22:54

Konferensi pers rapat koordinasi antara pemerintah dan perusahaan pemegang hak guna usaha dan perizinan berusaha pemanfaatan hutan dalam rangka penanganan karhutla telah di Jakarta, Senin (7/9/2026). (Foto: Antara/Devi Nindy)

Hukum

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 Sep 2026 - 22:12

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penanganan sejumlah bencana di Indonesia secara virtual di Jakarta, Senin (7/9/2026). (Foto: HO-BPMI Sekretariat Presiden)

Nasional

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 Sep 2026 - 21:57

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca