Suaridonesia – Korban tenggelam, Muhammad Zaini (19), yang ditemukan kondisi tak bernyawa, Senin (20/4/2026) siang, setelah tiga hari dilakukan penyisiran Tim SAR Gabungan di Sungai Martapura.
Korban terseret radius sekitar 10 kilometer dari lokasi awal di Kampung Sasirangan Jalan Seberang Masjid Banjarmasin Tengah, Kalsel.
Korban diketahui warga Jalan A Yani Km 9 Komple Kalaka Permai Indah Pemurus Kabupatem Banjar, ditemukan di kawasan Tembus Mantuil Ujung, tepatnya Sungai Martapura Baru Banjarmasin Selatan, dengan posisi telungkup.
Para anggota Basarnas, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banjarmasin, bersama tim Relawan Rescue gabungan, langsung evakuasi dan dibawa ke Ruang Instalasi Pemulasaraan Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, guna dilakukan visum.
Dimana peristiwa terjadi pada Sabtu (18/4/2026) malam, diketahui langsung ibunya bernama Norhasanah (40), sedang mengantri berobat
Sementara Norhasanah saat berada di kamar jenazah, membenarkan bahwa yang ditemukan anaknya “Waktu itu anak saya ini menggenakan pakaian ayahnya ikut saya berobat, dan dalam perjalanan saya sempat dipukul anaknya bagian pukul pundak, ingin kencing.
“Saya pun sempat berhenti di pinggir jalan. Sampai akhirnya saya di Jalan Seberang Masjid (Kampung Sasirangan) Banjarmasin Tengah. Sewaktu saya sedang menunggu antrian, anak saya lari ingin kencing di pinggir sungai dan kejang-kejang,” tuturnya.
Kasat Pilairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, ST, MM, membenarkan korban temggelam telah ditemukan dan tak ada tanda-tanda kekerasan. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















