ANTISIPASI KARHUTLA, BPBD Kalsel Upayakan Modifikasi Cuaca

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi modifikasi cuaca. (Foto: SI/ut/@gemini ai)

Foto Ilustrasi modifikasi cuaca. (Foto: SI/ut/@gemini ai)

SuarIndonesia — Memasuki puncak musim kemarau, debit air di lahan gambut Kalimantan Selatan menjadi persoalan serius. Untuk mengatasi kekurangan debit air, BPBD Kalsel mencoba sistem operasi modifikasi cuaca (OMC).

OMC rencananya akan dilaksanakan selama sepekan, terhitung sejak Rabu (15/7) hingga Selasa (21/7/2026). Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Ronny Eka menyebut bahwa permohonan OMC sudah disampaikan ke BNPB.

“Permohonan yang diajukan berupa helikopter water bombing dan patroli udara,” ujar Ronny, Rabu (15/7/2026), dilansir dari detikKalimantan.

Melalui OMC yang akan dilaksanakan sepekan, Ronny berharap debit air di lahan gambut bisa terus bertambah. Permintaan OMC itu juga berdasarkan saran dan masukan dari Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin.

“OMC itu kita bisa menurunkan hujan sehingga dapat menambah debit air di lahan gambut yang rawan karhutla,” ujar Ronny.

Baca Juga :   BARA GAMBUT Pulpis Masih Mengintai

Ronny berharap situasi karhutla di Kalsel bisa tertangani dengan baik meskipun saat ini debit air tengah berkurang akibat musim kemarau. Ia juga mengakui bahwa saat ini telah melibatkan sejumlah kabupaten/kota untuk membantu penyimpanan air bersih yang digunakan saat terjadi karhutla.

“Kabupaten Banjar sudah menyediakan kolam penampungan air, berjaga-jaga apabila ada karhutla bisa digunakan relawan,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAFARI “JUMAT KELILING” Serentak di Banjarbaru dan Banjar
WUJUDKAN Polisi Bersama Masyarakat di Pasar Galuh Cempaka Banjarbaru
MENCEKAM Ketika Warga Mendengar Teriakan Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah
“GREEN POLICING” di Masjid At Taqwa Banjarmasin Timur
GANDENG WARGA Sasar Jalan Meratus Banjarmasin Tengah
IMPLEMENTASI Program “Green Policing”, Personel KPL Banjarmasin Giat di Area Parkir PT MTI
EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81
BONGKAR BUKTI Dampak ke Masyarakat soal Gugatan Pemadamaan Listrik dan Begini Pendapat Ahli Hukum Administrasi Negara

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:51

KORUPSI DANA BNPB: KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:43

KASUS DANA BNPB: KPK Ungkap Identitas dan Peran Lima Tersangka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:17

POLRI Siapkan Polisi Khusus Kehutanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:56

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:35

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau langsung penanganan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026). (Foto: HO-Kemenhut RI)

Kalteng

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:56

Hujan saat mengguyur Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026). (Foto: detikKalimantan)

Kalteng

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca