TIM SAR Gabungan Masih Cari Korban Longsor

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 20:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota SAR Pos Samarinda saat mencari korban di reruntuhan rumah akibat tanah longsor di Jalan Gerilya Gang Keluarga, Samarinda. (Antara/HO-SAR Pos Samarinda)

Anggota SAR Pos Samarinda saat mencari korban di reruntuhan rumah akibat tanah longsor di Jalan Gerilya Gang Keluarga, Samarinda. (Antara/HO-SAR Pos Samarinda)

SuarIndonesia — Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan dari berbagai unsur di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) hingga kini masih mencari satu korban dalam reruntuhan, setelah beberapa jam sebelumnya berhasil menyelamatkan lima korban dalam kejadian yang sama.

Bencana tanah longsor tersebut terjadi di Jalan Gerilya, Gang Keluarga, Kota Samarinda, menimpa beberapa rumah warga di kaki bukit dan mengakibatkan enam orang tertimbun puing-puing bangunan.

“Begitu menerima laporan pukul 13.45 WITA, kami langsung gerakkan tim rescue dari Pos SAR Samarinda menuju lokasi kejadian,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Endrow Sasmita dalam pernyataan resminya di Samarinda, Selasa (17/5/2025).

Begitu tim tiba di lokasi, lanjutnya, langsung melakukan operasi pencarian dan pertolongan bersama berbagai unsur di lokasi, terutama warga setempat yang lebih dulu membantu di tempat kejadian.

Empat orang korban berhasil diselamatkan lebih awal oleh warga dan tim gabungan. Kemudian, satu korban atas nama Ayu (22 tahun) berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pada pukul 15.20 Wita oleh tim SAR gabungan.

Baca Juga :   ASN OIKN Perkuat Koneksi Sosial Melalui Komunitas Healing di IKN

“Sementara satu orang korban lainnya, yakni Sutiah (40 tahun), hingga saat ini masih dalam proses pencarian. Kami terus berupaya agar korban segera ditemukan,” kata Endrow, dilansir dari AntaraNewsKaltim.

Ia menjelaskan bahwa akses ke lokasi cukup sulit karena banjir dan kondisi cuaca yang masih hujan. Sedangkan hujan yang mengguyur Kota Samarinda mulai pukul 05.00 Wita hingga sekitar pukul 14.00 Wita.

“Meski demikian, kami tetap berkomitmen untuk melakukan upaya maksimal agar seluruh korban bisa ditemukan secepatnya dan dalam kondisi selamat,” katanya.

Operasi SAR dilakukan dengan menggunakan sejumlah peralatan, perlengkapan ekstrikasi, komunikasi, serta dukungan medis. Proses evakuasi terkendala oleh banjir yang menghambat akses menuju lokasi kejadian.

“Kami mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan longsor untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras dan segera melaporkan jika terjadi situasi darurat,” kata Endrow. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi
PEMBANGUNAN IKN Diarahkan ke Sembilan Wilayah Perencanaan
AKP DEKY Diperiksa dan Resmi Dipecat! Diduga Jadi Beking-Terima Dana dari Jaringan Narkoba
AKP BONAR Terancam Dipecat! Terlibat Jaringan Peredaran Narkotika
OIKN Berikan Payung Hukum Masyarakat Adat Jaga Kearifan Lokal IKN
OIKN Ambil Langkah Tegas Penegakan Hukum Pengrusakan Hutan
PEGUNUNGAN Liangpran, Satu Puncak Tertinggi di Kalimantan
SANGKULIRANG-MANGKALIHAT Dipersiapkan jadi Geopark Dunia

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca