TIGA Korban Kapal Cepat Tenggelam Masih Dicari

- Penulis

Senin, 21 April 2025 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tenggelamnya kapal cepat (speed boat) LB Yakin Usaha V di perairan Jermal 9, Padang Tikar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Foto: ANTARA/HO-Tim SAR gabungan)

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tenggelamnya kapal cepat (speed boat) LB Yakin Usaha V di perairan Jermal 9, Padang Tikar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Foto: ANTARA/HO-Tim SAR gabungan)

SuarIndonesia — Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan terus melakukan pencarian tiga korban yang belum ditemukan hingga hari keempat setelah tenggelamnya kapal cepat (speed boat) LB Yakin Usaha V di perairan Jermal 9, Padang Tikar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

“Ketiga korban yang masih dinyatakan hilang adalah Zwagery Andi Stepanus, Sanusi, dan Ari Nopiandi, warga Kecamatan Pontianak Barat,” kata Kepala Kantor SAR Pontianak Pontianak di Pontianak, Senin (21/4/2025).

Dia mengatakan pencarian dilakukan dengan membagi area seluas 70 mil laut menjadi empat sektor. “Penyisiran kami perluas hari ini dengan dukungan dari tim laut dan pemantauan dari udara menggunakan drone, meski terkendala cuaca,” tuturnya.

Menurut Junetra, hujan deras dan angin kencang menjadi tantangan terbesar dalam proses pencarian karena membatasi jarak pandang dan pergerakan tim di lapangan.

Sebelumnya, kapal cepat yang membawa 15 orang penumpang tenggelam pada Kamis (17/4), saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Rasau Jaya menuju kapal tunda atau tugboat pengangkut bauksit.

Kapal sempat menepi di Jermal 9 akibat cuaca buruk, namun kemudian dihantam gelombang besar hingga akhirnya tenggelam.

Sebanyak 12 orang penumpang berhasil selamat, termasuk dua orang yang dievakuasi dalam kondisi luka dan telah dirawat diPntinaka Puskesmas Padang Tikar. Sementara tiga orang penumpang lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Polsek Batu Ampar Ipda Rachmatul Isani Fachri mengatakan bahwa pencarian dilakukan menggunakan perahu karet, perahu kayu milik warga, serta dari atas menara jermal.

Baca Juga :   MENU MBG di Seruyan Positif Mengandung Bakteri

“Kami mohon doa masyarakat agar seluruh korban segera ditemukan, serta untuk keselamatan seluruh tim yang bekerja tanpa henti di lapangan,” kata Kapolsek Batu Ampar, dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Di lokasi terpisah, dua motor air bermuatan oli juga dilaporkan tenggelam di perairan Muara Jungkat, Kabupaten Mempawah, pada hari yang sama.

Kapal tersebut mengangkut tujuh orang penumpang, enam orang di antaranya selamat, sementara satu orang masih dalam pencarian.

Junetra menegaskan kedua kejadian tersebut dipicu cuaca ekstrem di wilayah perairan Kalbar. “Kami imbau seluruh nelayan dan operator kapal untuk terus memantau perkembangan cuaca dan mengutamakan keselamatan saat berlayar,” tuturnya.

Pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan, dengan melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18