MENU MBG di Seruyan Positif Mengandung Bakteri

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi MBG. (Foto: SI/UT/@Gemini.Ai)

Foto Ilustrasi MBG. (Foto: SI/UT/@Gemini.Ai)

SuarIndonesia — Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan MBG yang diduga dikonsumsi siswa keracunan di Seruyan telah diterbitkan pada 1 Agustus 2026. Dinas Kesehatan Seruyan melalui Laboratorium Kesehatan Daerah menemukan adanya kandungan bakteri pada salah satu menu makanan yang sebelumnya disajikan kepada penerima manfaat.

“Pada tanggal 1 Agustus 2026 hasil pemeriksaan laboratorium terhadap menu MBG sudah dirilis dan hasilnya memang positif mengandung bakteri pada salah satu menu,” ungkap Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Seruyan M Raffin Dwi Akbar, Senin (3/8/2026).

Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar dilakukannya evaluasi terhadap pengelolaan SPPG. BGN selanjutnya akan memberikan pembinaan kepada seluruh unsur pengelola, mulai dari ahli gizi, akuntan hingga kepala SPPG.

Badan Gizi Nasional (BGN) juga menjatuhkan sanksi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seruyan Hilir Kuala Pembuang I yang mendistribusikan menu makanan tersebut. Raffin mengatakan keputusan ini telah mendapat persetujuan dari pimpinan BGN di tingkat pusat setelah pihaknya melaporkan secara lengkap kejadian yang terjadi.

“Perihal kejadian menonjol kemarin sudah kami laporkan dan sudah kami follow up ke pimpinan pusat serta sudah mendapat tanggapan. SPPG yang mendistribusikan, yakni SPPG Seruyan Hilir Kuala Pembuang I, telah mendapatkan punishment dari BGN berupa pemberhentian sementara operasional,” ujar Raffin, dilansir dari detikKalimantan.

Penghentian operasional itu belum bersifat permanen. SPPG diperbolehkan kembali melayani program MBG setelah seluruh persyaratan administrasi maupun teknis yang ditetapkan BGN dipenuhi.

Sejumlah pembenahan yang harus dilakukan antara lain memperbarui administrasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), memenuhi sertifikasi chef, melengkapi perizinan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga memperbaiki infrastruktur dapur.

Selama masa suspend, BGN juga akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara intensif. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh standar keamanan pangan dan operasional benar-benar terpenuhi sebelum dapur kembali digunakan.

Baca Juga :   RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

“Seluruh proses ini, termasuk perbaikan infrastruktur di SPPG, akan selalu kami lakukan pembinaan dan pengawasan,” katanya.

Seluruh Siswa Sudah Dipulangkan dari RS

Sejumlah siswa di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah sempat menjalani perawatan di RSUD Kuala Pembuang karena diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kini seluruh siswa telah diperbolehkan pulang dan kembali ke rumah masing-masing.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seruyan Hilir Kuala Pembuang 1, Yanuar Maulana, memastikan tidak ada lagi pasien yang masih menjalani perawatan akibat kejadian tersebut hingga Senin (3/8/2026) sore.

“Per hari ini seluruh pasien telah kembali ke rumah masing-masing. Dengan demikian, tidak terdapat lagi pasien yang menjalani perawatan di RSUD Kuala Pembuang terkait kejadian ini,” ujar Yanuar.

Meski kondisi para siswa telah membaik, penanganan pascakejadian belum sepenuhnya dihentikan. SPPG masih melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan rumah sakit serta instansi terkait. Menurut Yanuar, langkah tersebut penting untuk memastikan kondisi para penerima manfaat tetap terpantau sekaligus mengantisipasi apabila muncul perkembangan lanjutan.

“Koordinasi dengan rumah sakit maupun instansi terkait juga tetap berlangsung untuk mengantisipasi apabila terdapat perkembangan lanjutan,” kata Yanuar. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUKA CITA Penyerahan Jenazah Korban KM Virgo pada Pihak Keluarga, Jasa Raharja Pastikan Pemenuhan Hak Santunan
KEBAKARAN di Cempaka XI Banjarmasin Tengah Diduga Usur Kesengajaan, Seorang Diamankan Polisi
TERIDENTIFIKASI Tiga Jenazah Korban KM Virgo, Adalah Pasutri dan Sang Paman
RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini
KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo
LONJAKAN ISPA di Kobar Capai 14 Ribu Kasus
KEJARI Seruyan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13,8 M Diskan
SEJUMLAH Keluarga Korban KM Virgo Mendengarkan Ceramah dari H Mulkani Al-Banjari

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:43

KEJARI Seruyan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13,8 M Diskan

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:42

PERAIRAN KALTENG: Waspada! Angin Kencang-Gelombang Tinggi

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 16 September 2026 - 21:17

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca