SuarIndonesia — Para relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, sujud syukur begitu hujan deras turun. Sujud syukur ini menandakan kebahagiaan relawan melihat hujan usai 4 bulan berjibaku dengan api.
Ketua Bumi Selamat Rescue (Buser) 690, Hasan Hamdan, menceritakan momen-momen mengharukan ketika hujan akhirnya turun. Saat itu, petugas masih berupaya memadamkan api. Turunnya hujan seperti pertolongan yang sudah lama dinantikan.
“Ini salah satu bentuk rasa syukur kita karena sudah empat bulan berjibaku di karhutla, dan baru hari kemarin hujan turun,” cerita Ketua Bumi Selamat Rescue (Buser) 690, Hasan Hamdan, Senin (26/10/2026).
“Ini salah satu porsi kemenangan kami para relawan, akhirnya hujan turun membantu kami dalam pemadaman api,” tutur Hamdan terharu dilansir dari detikKalimantan.
Salah satu warga Martapura, Devi Farah, juga membenarkan bahwa hujan turun sekitar 20 menit dengan intensitas tinggi. Ia bersyukur dan berharap hujan dapat sedikit meringankan beban para relawan serta meringankan derita warga yang terdampak kabut asap selama berbulan-bulan.
“Sangat bersyukur dengan turunnya hujan ini, hujannya deras sekali. Ini pertama kali hujan sederas ini setelah empat bulan terakhir ini kering,” kata Devi.
Devi berharap hujan berlanjut sehingga kabut asap bisa terus melandai. Hujan juga bisa membantu mengatasi kekeringan di beberapa sumur serta persawahan.
“Semoga hujan ini bisa bantu mengisi lagi sumur yang kering, dan bisa bantu basahi sawah-sawah yang kering,” harapnya.
Selain Martapura, diketahui wilayah lain seperti Banjarbaru, dan Banjarmasin juga dilanda hujan pada Minggu (25/10) hingga Senin (26/10) dengan intensitas sedang hingga deras. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















