Taruna–Taruni Akpol Cuci Kaki Ibunya dan Sungkem

Taruna–Taruni Akpol Cuci Kaki Ibunya dan Sungkem

Suarindonesia – Ada 22 Taruna dan Taruni Akpol Detasemen 50, 51, 52, dan 53 berasal dari Kalsel, melakukan tradisi cuci kaki ibunya, sungkem dan berikan bunga.

Itu tak lain dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu, Sabtu (22/12) di salah satu hotel di Banjarmasin.

Kegiatan silaturahmi itu dihadiri Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kalselimantan Ny Rinny Yazid Fanani, Ketua DPRD Kalsel H Burhanuddin dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel.

Sebanyak 22 personil itu terdiri dari tingkat satu 5 orang, tingkat dua 5 orang, tingkat tiga 6 orang, dan tingkat empat 6 orang, dengan Ketua Brigadir Taruna Raditya WA Pambudi.

Kapolda berpesan kepada para Taruna – Taruni Akpol Panda Kalsel yakni cerdas melalui idealisme, Tetap jaga dan bangun kopetensi, Lakukan yang terbaik dengan bakat, potensi dan kemampuan masing-masing sehingga menjadi polisi yang professional.

“Memiliki integritas yang baik khususnya bagi para senior agar menjadi tauladan dan pengayom bagi juniornya,’’ ujarnya.

Selain itu Kapolda juga mengingatkan tugas kedepannya jauh lebih sulit dibandingkan para senior terdahulu, terlebih saat ini zaman telah modern.

“Percaya dan meyakini bahwa yang ada di hadapan saya saat ini adalah Taruna Taruni yang dipersiapkan menjadi calon  pemimpin Polri pada saatnya nanti dengan kecakapan kopetensi, integritas dan pemikiran yang baik,’’ ujar kapolda.

Sementara Kepala SPN Banjarbaru Polda Kalsel, AKBP Didik Sudaryanto menuturkan, Taruna Taruni Panda Kalsel terkenal harmonis dan agamis.

Hal ini tentunya ada nilai falsafah yang dipegang para Taruna Taruni Akpol ketika mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian.

Ia juga menyampaikan penekanan dari Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian bahwa mulai tahun depan minimal yang mendapatkan beasiswa untuk kuliah keluar negeri itu jumlahnya harus banyak.

“Selaku orang tua tentunya mendorong serta berharap agar Taruna Taruni Akpol Panda Kalsel harus ada mendapatkan kesempatan tersebut.

Karena bila ini tercapai nanti akan ada suatu aturan khusus yang disampaikan yakni mendapatkan kenaikan pangkat lebih cepat dari yang lain,’’ ujar AKBP Didik Sudaryanto.

Pesan lain agar para orang tua mengingatkan para Taruna Taruni untuk tidak keluar dari ketentuan-ketentuan yang sudah diatur. (ZI)

 479 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: