TANPA SADAR Fadil Zon Masuk “Permainan” Hendropriono, Habib Banua : Secepatnya Copot Gelar Kebangsawanan

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 16:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesepuh Kesultanan Banjar

Sesepuh Kesultanan Banjar

SuarIndonesia – Tanpa sadar Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dinilai masuk permainan A.M Hendropriono

“Saya kaget dan rasa tak percaya, baru-baru ini ada membaca berita di media online detiknews, Selasa 6 Mei 2025, diberitakan Menteri Kebudayaan Fadli Zon menobatkan Pangeran Cevi Yusuf Isnendar sebagai Raja Kebudayaan Banjar Kalimantan.

Penobatan itu dilakukan di Kraton Majapahit, Jakarta Timur,” kata Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim yang dikenal sebutan Habib Banua, Kamis (8/5/2025).

Diketahui, Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim, bergelar bangsawan Banjar Pangeran Syarif Hikmadiraja diangkat oleh Sultan Banjar, Pangeran Khairul Saleh melalui usulan dewan mahkota dan dikukuhkan dalam acara Milad Kesultanan Banjar.

Fadli Zon mengatakan acara penobatan Raja Kebudayaan Banjar Kalimantan  digelar atas undangan tuan rumah A.M Hendropriyono.

Sebagai bagian dari Kesultanan Banjar yang telah diberi gelar bangsawan Kesultanan Banjar, lanjut Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim, menarik untuk memberi komentar atas penobatan itu,

Yakni tindakan Fadli Zon melakukan penobatan  Cevi Yusuf Isnendar dalam kapasitas jabatan Menteri Kebudayaan adalah Tindakan pemerintahan.

Sebuah Tindakan pemerintahan menurut asas legalitas wajib didasarkan peraturan perundang-undangan dan AUPB.

“Kesultanan Banjar sebagai budaya Banjar di bawah Sultan Khairul Saleh telah berdiri dan telah diakui oleh Raja-raja Nusantara dan Pemerintah NKRI sendiri bukan saja di Indonesia tetapi sampai Malaysia dan Brunei Darussalam,” beber Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim.

Pada setiap milad Kesulatanan Banjar para raja-raja Nusantara tersebut datang memberikan ucapan selamat sebagai wujud dari pengakuan.

“Sebagai Menteri Kebudayaan yang baik dan menunjung tinggi budaya timur, maka munculnya  Cevi Yusuf Isnendar sebagai Raja Kebudayaan Banjar Kalimantan, ini wajib bagi seorang pejabat pemerintah melakukan tindakan cermat berupa kehatian-hatian dalam mengambil keputusan,”ujarnya lagi.

Tentu, dengan cara melakukan pengkajian Sejarah atas kebenaran dalam budaya Kerajaan Banjar

Dinilai, Cevi Yusuf Isnendar adalah pewaris sah atau berhak untuk dinobatkan sebagai raja budayaan dari silsilah Kerajaan Banjar masa silam.

“Jika tidak dilakukan maka akan ada kemungkinan pihak yang betul-betul sah yang dirugikan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial,” tegas Habib Banua.

Baca Juga :   OKNUM POLISI DITEMBAK, Kepala BNNP Kalsel : Terus Lidik dan Pengembangan

Lebih lanjut, terhadap tuan rumah A.M Hendropriyono sepengetahuan telah mengetahui pasti ada organisasi lain yang mirip dan sah yaitu Kesultanan Banjar di Banjarmasin.

Karena beliau sudah dianugerahi gelar kebangsawanan oleh Sultan Banjar pada saat Milad di Banjarmasin.

Karena Kerajaan Banjar sekarang yang dihidupkan adalah kebudayaan, maka ada sekelompok manusia sosial di mana kebudayaan itu hidup dan dilestarikan.

Jika memperhatikan peristiwa penobatan  Cevi Yusuf Isnendar sebagai Raja Kebudayaan Banjar Kalimantan atas Prakarsa A.M. Hendropriyono, maka Raja Kebudayaan Banjar Kalimantan Cevi Yusuf Isnendar yang lokasinya tidak berada pada Masyarakat Banjar.

“Seolah-olah Cevi Yusuf Isnendar sebagai Raja Kebudayaan Banjar Kalimantan merupakan buatan  A.M. Hendropriyono sendiri.

Menurut saya ada hal yang kontrakdiksi dari sikap Tuan rumah penobatan Raja Kebudayaan Banjar Kalimantan yaitu A.M. Hendropriyono,” bebernya.

Karena A.M. Hendropriyono telah mendapat gelar bangsawan dari Kesultanan Banjar tidak berprilaku layaknya bangsawan Banjar.

Sebaliknya justru ingin mengembangkan kebudayaan Banjar yang lain.

Cevi Yusuf Isnendar sebagai Raja Kebudayaan Banjar Kalimantan yang lahir dan besar di Cianjur Jawa Barat.

Berarti Cevi Yusuf Isnender tidak berada di tengah-tengah masyarakat Banjar di mana kebudayaan Banjar itu berada dan tumbuh berkembang.

“Lalu apakah  Cevi Yusuf Isnendar yang dinobatkan oleh Menteri Kebudayaan sebagai Raja Kebudayaan Banjar merupakan Duta Kebudayaan Banjar oleh Kementerian Kebudayaan untuk mengembangkan kebudayaan Banjar di Jawa Barat ?,” tanya Habib Banua lagi.

“Menurut saya sepertinya itu yang dilakukan Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Saya mengusulkan kepada Sultan Banjar Pangeran H Khairul Saleh agar secepatnya mencopot gelar kebangsawanan yang telah di berikan kepada Hendroprioyono atas tindakannya yang tidak menghormati Sultan Banjar dan pemangku Adat Banjar di Kalimantan Selatan,” tutupnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KECELAKAAN KRL BEKASI TIMUR: 10 Jenazah Korban Teridentifikasi
1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah
KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan
KSP Siapkan Posko dan Layanan Aduan Masyarakat 24 Jam
PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 23:57

KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024

Selasa, 28 April 2026 - 22:54

KEMENKUM Siapkan Paralegal Perkuat Keadilan Posbankum di Desa

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Senin, 27 April 2026 - 22:28

SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin

Senin, 27 April 2026 - 17:02

DUA MANTAN PEJABAT di Disdik Ditahan Penyidik Kejari Banjarmasin Kasus Sewa Komputer

Minggu, 26 April 2026 - 23:01

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 April 2026 - 22:43

RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

Berita Terbaru

Madinah pada musim haji 2026. (Foto: Kemenhaj Kalsel)

Kalsel

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 Apr 2026 - 23:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca