Petahana Zulkifli Hasan disebut punya kans besar untuk menduduki jabatan Ketum PAN 2020-2025.(FOTO/ANTARANEWS)
SuarIndonesia – Pengamat politik Universitas Pelita Harapan Dr Emrus Sihombing menilai ketidakhadiran Amien Rais dan calon yang didukungnya, Mulfachri Harahap, dalam pembukaan Kongres Partai Amanat Nasional justru membuat kans Zulkifli Hasan sebagai petahana kian besar.
“Pembukaan kongres itu ‘kan satu acara yang tidak kalah penting dari agenda kongres sendiri, termasuk tahap pemilihan ketua umum,” kata Emrus Sihombing saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin malam.
Pada pembukaan kongres, menurut dia, antusias peserta sedang tinggi-tingginya, ekspose pemberitaan juga luar biasa sehingga lebih bagus jika Amien Rais hadir untuk menambah semangat pendukungnya.
Dengan ketidakhadiran Amien Rais yang dikenal sebagai tokoh sentral di PAN, kata dia, sebenarnya justru tidak menguntungkan secara kans bagi calon yang didukungnya, dan memengaruhi sikap pemilih hak suara yang selama ini mendukung mereka.
“Ya, otomatis ini akan menguntungkan kandidat-kandidat calon ketua umum lain yang tidak didukung Amien Rais, terutama incumbent, Zulkifli Hasan,” kata Direktur Eksekutif Emrus Corner itu.
Emrus menjelaskan secara histori selama ini menunjukkan bahwa kandidat ketua umum yang didukung Amien Rais yang selalu memenangi kongres.
“Apakah dalam kongres ini juga begitu? Sangat tergantung dinamika politik di tubuh PAN selama kongres nanti, baik secara internal maupun eksternal,” katanya menegaskan.
Sebenarnya, kata dia, Zulkifli Hasan sebagai petahana memiliki keuntungan, yakni secara internal pasti sudah punya pendukung militan dan secara eksternal juga diperhitungkan dengan jabatan yang pernah diembannya di pemerintahan
Sementara, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengatakan kompetisi dalam memperebutkan kursi Ketua Umum PAN periode 2020-2025 dalam Kongres Ke-V PAN tidak akan memisahkan para kader partai tersebut.
Zulkifli dalam pidato pembukaan Kongres Ke-V PAN itu menyebutkan satu persatu-satu kandidat caketum PAN namun tidak menyebutkan nama Mulfachri Harahap.
“Calon ketua umum PAN sahabat saya saudara Asman Abnur, Mas Dradjat Wibowo, sahabat kita, sahabat saya juga,” kata Zulkifli dalam pembukaan Kongres Ke-V PAN, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin malam, seperti dikutip ANTARA.
Di awal sambutannya, Zulkifli menyapa satu per satu tokoh PAN yang hadir mulai dari Sutrisno Bachir kemudian Hatta Rajasa.
Lalu dia menyapa Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno bahkan Wakil Ketua MPR RI itu menyebut Sandiaga Uno sebagai wapres.
“Wapres kita Sandiaga Uno. Beri tepuk tangan yang meriah, wapres kita kemarin. Mudah-mudahan wapres yang tertunda karena masih muda,” ujarnya.
Zulkifli mengatakan PAN lahir di tengah-tengah perjuangan reformasi 1998 dengan tokoh utamanya adalah Amien Rais, untuk meluruskan cita-cita Indonesia merdeka.
Menurut dia, cita-cita PAN adalah merdeka, bersatu, berdaulat karena dengan berdaulat, maka Indonesia bisa berlaku adil.
“Dengan berlaku adil maka Indonesia bisa setara. Kesetaraan, keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia itu adalah cita-cita PAN yang dilahirkan Pak Amien Rais dan kawan-kawan pada waktu itu,” katanya.
Dalam pembukaan Kongres Ke-V PAN di lapangan MTQ, Kendari itu, Wakil Ketua Umum DPP PAN Mulfachri Harahap dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tidak hadir.
PAN menggelar Kongres Ke-V pada 10-12 Februari 2020 di Kendari, Sulawesi Tenggara. Banyak hal yang akan dibahas dalam momentum tersebut, salah satunya pemilihan Ketua Umum DPP PAN periode 2020-2025.
Ada empat kandidat yang akan ikut kontestasi pemilihan caketum PAN 2020-2025 yaitu Zulkifli Hasan, Mulfachri Harahap, Asman Abnur, dan Dradjat Wibowo.(RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















