SENPI ‘Diajak’ ke Liang Lahad, Agar Bos Narkoba Bela Diri di Akhirat!

- Penulis

Kamis, 21 September 2023 - 00:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin kartel narkoba Ekuador Julian Sevillano yang tewas dimakamkan bersama ratusan senjata, Rabu (20/9/2023). (CEN/nypost.com)

Pemimpin kartel narkoba Ekuador Julian Sevillano yang tewas dimakamkan bersama ratusan senjata, Rabu (20/9/2023). (CEN/nypost.com)

SuarIndonesia — Seorang bos kartel narkoba Ekuador yang tewas dibunuh dimakamkan bersama ratusan senjata api berbagai jenis. Uniknya, hal ini dilakukan agar si bos narkoba bisa membela dirinya di akhirat nanti.

Seperti dikutip detikNews dari laman New York Post, Rabu (20/9/2023), Julian Sevillano yang tewas dalam usia 39 tahun itu merupakan pemimpin kartel lokal bernama ‘Los Fatales’.

Dia sedang bersama anak perempuannya yang berusia 20 tahun mencuci mobil secara rutin di Moroche pada Rabu (13/9/2023) pekan lalu, ketika tiba-tiba disergap sekelompok pria bersenjata.

Laporan media lokal La Nacion menyebut keduanya tewas setelah diberondong lebih dari selusin tembakan. Serangan mematikan itu diduga didalangi oleh anggota geng kriminal saingan dari Los Fatales.

Keluarga Tolak Serahkan Jenazah ke Polisi
Namun kerabat Sevillano menolak untuk menyerahkan jenazahnya kepada kepolisian setempat. Menurut media lokal lainnya, El Universo, kerabat Sevillano menggelar upaya pemakaman besar-besaran keesokan harinya.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Foto-foto yang menunjukkan jenazah Sevillano berbaring dalam peti mati yang terbuka dengan orang-orang bergegas meletakkan senjata api di atas jenazahnya menjadi viral di media sosial.

Tujuan Dimakamkan dengan Senpi
Dilaporkan ratusan senjata api, mulai dari pistol, shotgun hingga senapan, diletakkan di atas jenazah Sevillano di dalam peti.

Hal itu disebut-sebut agar Sevillano ‘dipersenjatai sepenuhnya di akhirat dan bisa membela dirinya sendiri’. Soal benar tidaknya tujuan ini, hanya keluarga dan Tuhan saja yang tahu. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18