Selain Anjing, Ternyata Kucing dan Monyet Juga Bisa Menularkan Rabies

- Penulis

Selasa, 19 Februari 2019 - 20:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Rabies tidak hanya berasal dari gigitan hewan anjing, tetapi ternyata rabies juga bisa disebabkan oleh gigitan hewan lainnya seperti kucing dan monyet.

Staf Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Sony mengatakan bukan hanya hewan jenis anjing yang bisa menyebabkan rabies pada manusia melainkan bisa berasal dari gigitan monyet dan kucing.

Menurut Sony, meskipun rabies bisa diakibatkan oleh kucing dan monyet namun sangat sedikit dibanding dengan kasus gigitan rabies yang berasal dari anjing.

“Umumnya memang kebanyakan dari gigitan anjing, tapi gigitan kucing dan monyet juga bisa menyebabkan gigitan rabies namun kasus ini lebih sedikit dari kasus gigitan anjing,” ucap Sony kepada awak media, Selasa(19/2) siang.

Kemudian Sony menuturkan jika kucing dan monyet merupakan hewan yang paling sering berinteraksi dengan anjing baik berupa berebut makanan, ataupun pertengkaran sehingga kucing dan monyet sementara ini yang bisa tertular rabies dari air liur anjing ketika terjadi interaksi.

Baca Juga :   KESIAPAN Personel Polresta Banjarmasin Pengamanan TPS

“Apalagi kucing ya kita temui ini sering berkelahi dengan anjing. Dan kucing dapat menularkan rabies yang diterimanya dari air liur anjing kepada manusia. Apalagi kucing ini merupakan hewan yang paling sering dirawat oleh manusia, ini yang perlu disampaikan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Dr Dwi Atmi Susilastuti mengungkapkan di Kota Banjarmasin belum ada ditemukan kasus rabies pada manusia. Karena jika terjadi kasus gigitan pada manusia yang bisa berindikasi pada rabies maka segera ditolong dengan pertolongan pertama yang cepat dan tepat.

“Alhamdulillah di sini belum ada kasusnya ya, paling gigitan biasa tapi tidak menimbulkan rabies,” katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg
DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 22:33

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Minggu, 5 April 2026 - 22:37

TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 21:50

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 April 2026 - 21:23

TIGA PRAJURIT TNI Gugur, Israel Bantah Serang Pasukan PBB di Lebanon

Rabu, 1 April 2026 - 21:04

PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas

Rabu, 1 April 2026 - 20:31

HARGA MIGAS di Eropa Naik hingga 70 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Internasional

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:33

Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja  ke Banjarbaru, yakni di Kelurahan Guntung Damar, Kamis (9/4/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Headline

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca