SAPI NELORE Termahal di Dunia, Rp 64 Miliar!

- Penulis

Jumat, 30 Juni 2023 - 10:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Sapi memang tidak murah harganya, akan tetapi sapi yang satu ini harganya benar-benar selangit.

Belum lama ini, sapi putih jumbo, yang berusia 4,5 tahun dari jenis Nelore laku sepertiga kepemilikannya saat dilelang di Arandu, Brasil, dan diyakini sapi paling mahal di dunia, seperti dikutip detikinet dari Newsweek, Jumat (30/6/2023).

Harga total sapi ini pun diperkirakan USD 4,3 juta atau sekitar Rp 64,8 miliar. Setengah dari kepemilikan sapi yang sama telah dijual pada tahun 2022, dengan harga sekitar USD 800.000, yang juga memecahkan rekor pada saat itu.

Bagaimana bisa sapi bernama Viatina-19 FIV Mara Imóveis ini begitu mahal? Rupanya sapi jenis Nelore murni ini merupakan spesies dengan kualitas genetik tingkat tinggi. Harganya yang selangit pun semakin memperkuat reputasi sapi jenis ini.

Sapi Nelore adalah ras dengan ciri bulunya yang putih cerah, dengan punuk bulat di atas bahunya. Mereka secara alami memiliki daya tahan tinggi terhadap suhu lebih panas, yang berasal dari kulitnya yang kendur dan menggantung.

Sapi ini memiliki kelenjar keringat dua kali lebih besar dan 30% lebih banyak dari banyak ras Eropa, menurut Oklahoma State University. Asalnya dari India dan dinamai menurut distrik Nellore di negara bagian Andhra Pradesh.

Baca Juga :   CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Sekarang mereka adalah salah satu ras terpenting di Brasil, karena tahan banting dan kemampuannya berkembang dengan makanan hijau berkualitas rendah, dengan metabolismenya efisien. Mereka mudah berkembang biak karena betina memiliki bukaan panggul lebih lebar dan saluran kelahiran lebih besar, sementara anak sapi hanya perlu sedikit interaksi dari manusia untuk tumbuh hingga dewasa.

Nelore juga kebal terhadap sejumlah infeksi parasit, karena tekstur kulitnya yang padat membuat serangga penghisap darah lebih sulit untuk menembus. Semua kelebihannya itu membuat harganya sangat tinggi. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18