SANGAT BESAR Peluang Sekolah Dibuka di Banjarmasin

SANGAT BESAR Peluang Sekolah Dibuka di Banjarmasin

SuarIndonesia – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 Banjarmasin Machli Riyadi angkat bicara soal rencana dibukanya kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Machli mengatakan bahwa peluang kemungkinan untuk dibukanya kembali sekolah sangat besar. Pasalnya, trend kasus CoVID-19 di Banjarmasin sudah mulai melandai. Kemudian di sisi lain sudah banyak kelurahan yang dinyatakan zona hijau.

“Mengingat Banjarmasin kini hanya menyisakan satu kelurahan saja yang masih berada dalam zona merah. Saya kira kemungkinannya sangat besar sekali untuk membuka sekolah,” ucapnya, di balai Kota, Senin (12/10/2020).

Kendati demikian Machli menekankan bahwa sebelum itu dilakukan, terlebih dahulu mesti dibicarakan bersama-sama. Dalam artian, tak dapat terburu-buru. Harus melalui rapat-rapat bersama pengampu kebijakan, dan dinas terkait lainnya.

“Di sisi lain, juga harus melihat potensi di mana sekolah yang memungkinkan untuk dibuka dan di mana yang tidak boleh,” bebernya yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin ini.

Selain itu dia juga mengatakan, sebelum sekolah dibuka diberharap warga bisa memegang teguh komitmen untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Prinsip dasarnya, ya mengenakan masker dan mencuci tangan. Dua hal itu yang tentu paling utama dilaksanakan dengan disiplin. Saya kira, memungkinkan sekali membuka sekolah kembali di bulan November atau Desember,” jelasnya.

Oleh karena itu, Machli juga mengingatkan bahwa besok, tanggal 14 Oktober, pihaknya akan mengumpulkan seluruh tenaga surveilance di 26 Puskesmas yang ada di Kota Banjarmasin.

Di situlah nantinya, data dari seluruh wilayah di Kota Banjarmasin terkait situasi, hingga penyebaran COVID-19 dibuka. Di situ pula nantinya penentuan, apakah Kota Banjarmasin sudah bisa dikatakan keluar dari zona hijau, atau belum.

“Karena tidak menutup kemungkinan, yang kelurahan zona merah lolos menjadi zona hijau, tahu-tahunya kelurahan lain kembali memerah,” tambahnya.

Sebelumnya. Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan SD dan SMP kemungkinan bisa dibuka pada November mendatang.

Sekali lagi, ini baru kemungkinan. Karena Disdik memerlukan persiapan matang untuk menekan risiko.

Ia juga mengatakan, di akhir bulan Oktober, akan mengevaluasinya terlebih dahulu bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 Banjarmasin.

“Jika diputuskan bisa tatap muka, harus dengan persetujuan orang tua. Dan sekolah memenuhi sarana serta ketentuan kapasitas kelas,” bebernya.

Perlu diketahui. Kota Banjarmasin melakukan pembelajaran secara daring sejak 17 Maret lalu. Tak ayal, tidak hanya anak-anak yang kerepotan. Tapi juga para orang tua. Selain bekerja, mereka harus mendampingi anaknya belajar di rumah. Belum lagi tambahan biaya seperti gawai dan paket data internet.

Lantas bagaimana tanggapan pihak sekolah terkait adanya wacana pembukaan sekolah itu? Kepala SMPN 10 Kota Banjarmasin, Saifuddin Zuhri, angkat bicara. Kemarin (12/10/2020), ia mengatakan, bakal mengikuti apa yang menjadi instruksi Disdik.(SU)

 123 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: