SANGAT BESAR Peluang Sekolah Dibuka di Banjarmasin

- Penulis

Senin, 12 Oktober 2020 - 21:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 Banjarmasin Machli Riyadi angkat bicara soal rencana dibukanya kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Machli mengatakan bahwa peluang kemungkinan untuk dibukanya kembali sekolah sangat besar. Pasalnya, trend kasus CoVID-19 di Banjarmasin sudah mulai melandai. Kemudian di sisi lain sudah banyak kelurahan yang dinyatakan zona hijau.

“Mengingat Banjarmasin kini hanya menyisakan satu kelurahan saja yang masih berada dalam zona merah. Saya kira kemungkinannya sangat besar sekali untuk membuka sekolah,” ucapnya, di balai Kota, Senin (12/10/2020).

Kendati demikian Machli menekankan bahwa sebelum itu dilakukan, terlebih dahulu mesti dibicarakan bersama-sama. Dalam artian, tak dapat terburu-buru. Harus melalui rapat-rapat bersama pengampu kebijakan, dan dinas terkait lainnya.

“Di sisi lain, juga harus melihat potensi di mana sekolah yang memungkinkan untuk dibuka dan di mana yang tidak boleh,” bebernya yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin ini.

Selain itu dia juga mengatakan, sebelum sekolah dibuka diberharap warga bisa memegang teguh komitmen untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Prinsip dasarnya, ya mengenakan masker dan mencuci tangan. Dua hal itu yang tentu paling utama dilaksanakan dengan disiplin. Saya kira, memungkinkan sekali membuka sekolah kembali di bulan November atau Desember,” jelasnya.

Oleh karena itu, Machli juga mengingatkan bahwa besok, tanggal 14 Oktober, pihaknya akan mengumpulkan seluruh tenaga surveilance di 26 Puskesmas yang ada di Kota Banjarmasin.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL Menghadirkan Empat Narasumber pada "FGD", Ini yang Dibahas

Di situlah nantinya, data dari seluruh wilayah di Kota Banjarmasin terkait situasi, hingga penyebaran COVID-19 dibuka. Di situ pula nantinya penentuan, apakah Kota Banjarmasin sudah bisa dikatakan keluar dari zona hijau, atau belum.

“Karena tidak menutup kemungkinan, yang kelurahan zona merah lolos menjadi zona hijau, tahu-tahunya kelurahan lain kembali memerah,” tambahnya.

Sebelumnya. Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan SD dan SMP kemungkinan bisa dibuka pada November mendatang.

Sekali lagi, ini baru kemungkinan. Karena Disdik memerlukan persiapan matang untuk menekan risiko.

Ia juga mengatakan, di akhir bulan Oktober, akan mengevaluasinya terlebih dahulu bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 Banjarmasin.

“Jika diputuskan bisa tatap muka, harus dengan persetujuan orang tua. Dan sekolah memenuhi sarana serta ketentuan kapasitas kelas,” bebernya.

Perlu diketahui. Kota Banjarmasin melakukan pembelajaran secara daring sejak 17 Maret lalu. Tak ayal, tidak hanya anak-anak yang kerepotan. Tapi juga para orang tua. Selain bekerja, mereka harus mendampingi anaknya belajar di rumah. Belum lagi tambahan biaya seperti gawai dan paket data internet.

Lantas bagaimana tanggapan pihak sekolah terkait adanya wacana pembukaan sekolah itu? Kepala SMPN 10 Kota Banjarmasin, Saifuddin Zuhri, angkat bicara. Kemarin (12/10/2020), ia mengatakan, bakal mengikuti apa yang menjadi instruksi Disdik.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Senin, 13 April 2026 - 23:02

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca