PULUHAN PETUGAS Pengamanan Presiden Jokowi Diduga Mengalami Keracunan Makanan

- Penulis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 20:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan yang tengah bersiap untuk mengamankan kunjungan Presiden Jokowi di Tasikmalaya, diduga mengalami keracunan makanan usai sarapan nasi kuning, Rabu, (29/08/2024). (Foto: VIVA/Denden Ahdani)

Petugas gabungan yang tengah bersiap untuk mengamankan kunjungan Presiden Jokowi di Tasikmalaya, diduga mengalami keracunan makanan usai sarapan nasi kuning, Rabu, (29/08/2024). (Foto: VIVA/Denden Ahdani)

SuarIndonesia — Puluhan petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan Satpol PP yang tengah bersiap untuk mengamankan kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Bendungan Leuwikeris, Tasikmalaya, diduga mengalami keracunan makanan.

Kejadian keracunan ini berlangsung pada Rabu 28 Agustus 2024 yang menyebabkan beberapa petugas mengalami sakit perut pusing dan muntah-muntah.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa gangguan kesehatan ini terjadi setelah para petugas menyantap menu makanan yang dibagikan.

(Foto: VIVA/Denden Ahdani)

Menu makanan tersebut terdiri dari nasi kuning, telur, orek tempe, perkedel, dan sambal.

Beberapa saat setelah menyantap makanan tersebut, petugas mulai merasakan gejala yang tidak biasa.

Beberapa petugas langsung di bawa ke fasejumlah rumah sakit, termasuk Puskesmas Manonjaya, RSUD Kota Banjar, RSUD Ciamis, serta rumah sakit yang ada di Kota Tasikmalaya.

Dikonfirmasi Kepala Puskesmas Manonjaya, Mia Sofia menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan medis yang cepat terhadap para korban.

“Dari total korban, sebanyak sembilan orang harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ujar Sofia, seperti dilansir dari Jabarekspres, Kamis, (29/08/2024).

Menurut Sofia, banyak pasien merasakan gejala mual, muntah, dan pusing, perut melilit.

“Ya, kemungkinan ini merupakan tanda-tanda keracunan,” ungkap Mia kepada wartawan.

Meski begitu, Mia juga belum bisa memastikan penyebab pasti dari gangguan kesehatan yang dialami oleh para petugas tersebut.

Baca Juga :   KPK AKAN PANGGIL Paman Birin di Kasus Suap Meski Status Tersangka Gugur

“Penyebabnya belum bisa kami katakan, saat ini masih dalam proses penelitian. Namun, kami menduga ada sesuatu yang tidak beres dari makanan yang disajikan,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan dan untuk mengetahui penyebab keracunan, pihak Puskesmas telah mengamankan beberapa sampel makanan untuk keperluan analisis.

“Kami mengamankan sisa muntahan, makanan yang masih utuh, dan makanan sisa yang telah dimakan. Semuanya akan kami lakukan penelitian lebih lanjut,” tambah Mia.

Diketahui, para petugas yang mengalami gangguan kesehatan ini berasal dari berbagai instansi, termasuk TNI dari jajaran Kodim 0612 Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kota, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, dan Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara itu, dari pantauan di RSUD Banjar juga sejak siang banyak mobil ambulance membawa pasien yang diduga korban keracunan.

Para korban yang dilarikan ke ruang IGD berpakaian loreng. Nampak juga beberapa orang berpakian TNI berjaga dan bersiap menerima para pasien yang diturunkan dari mobil ambulance di depan pintu ruang IGD.

Sementara itu belum diketahui jelas berapa jumlah total korban yang dirawat di semua layanan kesehatan baik di puskesmas mau pun rumah sakit. [*/UT]

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh
PELANTIKAN BESAR-BESARAN, Tercatat 167 Pejabat Struktural Pemprov Kalsel
KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar
SATGAS HAJI Cegah Keberangkatan 80 WNI Terindikasi Haji Ilegal
BGN Ajak Para Pihak Samakan Langkah Laksanakan Program MBG
KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang
DILANTIK EMPAT PEJABAT Termasuk Aspidsus dan Kajari, Begini Pesan Kajati Kalsel
KAYU LOG ILEGAL Disita di Kawasan Hutan Produksi Tanah Bumbu

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22

KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:01

SATGAS HAJI Cegah Keberangkatan 80 WNI Terindikasi Haji Ilegal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:26

KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca