POLRI Turunkan Tim Buru Fredy Pratama di Perbatasan Thailand-Burma

- Penulis

Rabu, 5 Juni 2024 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa. Foto inzet: Fredy Pratama. [ANTARA/Laily R-Arsip Polri)

Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa. Foto inzet: Fredy Pratama. [ANTARA/Laily R-Arsip Polri)

SuarIndonesia — Polisi masih memburu gembong narkoba jaringan internasional, Fredy Pratama yang hingga kini masih buron. Polisi mengungkap Fredy tengah berada di antara perbatasan Thailand dan Burma atau Myanmar.

“Di perbatasan antara Thailand dan Burma,” kata Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa, dikutip detikNews, Selasa (4/6/2024).

Terpisah, Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti mengatakan Polri dan otoritas Thailand melakukan komunikasi ketat untuk memburu Fredy Pratama di Thailand. Kerja sama yang baik antara Polri dan Thailand diharapkan dapat membuahkan hasil ditangkapnya Fredy Pratama.

“Ini bagian komitmen Pemerintah Thailand langsung sampaikan kepada saya dari perdana menterinya, menteri kehakimannya, dari kepala polisinya, mereka akan melakukan operasi besar-besaran terhadap buronan kita yang sudah lama kita minta dipulangkan untuk dicari dan ditangkap, mudah-mudahan kerja sama kita dalam memulangkan buronan Thailand ini akan membuahkan hasil,” kata Murti.

Polri mengirimkan 10 anggota yang terdiri atas anggota Hubinter Polri dan Dittipidnarkoba Polri yang mengawal kepulangan Chaowalit ke negara asalnya hari ini. Anggota Polri tersebut sekaligus akan melakukan komunikasi dengan Kepolisian Thailand (Royal Thai Police) terkait operasi penangkapan Fredy Pratama.

“Dan 10 anggota kami yang kami berangkatkan ke Thailand nanti juga akan komunikasikan upaya penangkapan buronan besar, kita mohon doa restu karena itu adalah jaringan yang sangat besar juga di Indonesia,” imbuhnya.

Mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya ini menyampaikan, Polri saat ini memiliki hubungan yang baik dengan kepolisian di banyak negara terkait kejahatan transnational crime. Termasuk dengan Kepolisian Filipina yang telah menangkap Gregor buron BNN di Manila.

Baca Juga :   SOSIALISASI Instruksi Jaksa Agung, Kajati Kalsel : Manfaatkan Forum dan Diskusikan Semua Kendala

“Kami melakukan hubungan yang ketat dengan banyak negara, banyak pelaku kejahatan transnational crime yang berada bukan di negaranya termasuk beberapa pelaku buronan dari Indonesia, khususnya dari Tipidnarkoba yang ada di Thailand. Termasuk sekarang anggota kami masih di Manila dan beberapa negara lainnya,” ujarnya.

Otoritas Thailand Akan Operasi Besar-besaran Tangkap Fredy Pratama
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memulangkan buron nomor 1 Thailand, Chaowalit Thongduang, yang sempat melarikan diri ke RI. Penangkapan Chaowalit ini menjadi daya tawar yang kuat antara Polri dan Kepolisian Thailand untuk menangkap gembong narkoba RI, Fredy Pratama, di Negara Gajah Putih.

Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti mengatakan Polri dan otoritas Thailand melakukan komunikasi ketat untuk memburu Fredy Pratama di Thailand. Kerja sama yang baik antara Polri dan Thailand diharapkan dapat membuahkan hasil ditangkapnya Fredy Pratama.

“Ini bagian komitmen Pemerintah Thailand langsung sampaikan kepada saya dari perdana menterinya, menteri kehakimannya, dari kepala polisinya, mereka akan melakukan operasi besar-besaran terhadap buronan kita yang sudah lama kita minta dipulangkan untuk dicari dan ditangkap, mudah-mudahan kerja sama kita dalam memulangkan buronan Thailand ini akan membuahkan hasil,” kata Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti kepada wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (4/6/2024). [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi
SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca