PILPRES AS: Kamala Harris Ungguli Trump dalam Survei Terbaru

- Penulis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 20:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kamala Harris versus Donald Trump bersaing di pemilu AS 2024. (AFP/PATRICK T. FALLON)

Kamala Harris versus Donald Trump bersaing di pemilu AS 2024. (AFP/PATRICK T. FALLON)

SuarIndonesia — Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Kamala Harris, unggul tipis tiga poin persentase atas capres Donald Trump dari Partai Republik, dalam jajak pendapat Reuters/Ipsos terbaru.

Tiga pekan menjelang pemilu presiden AS yang akan digelar pada 5 November nanti, Harris meraih 45 persen suara sementara Trump mendapat dukungan 42 persen suara.

Mengutip dari CNNIndonesia, Harris mengungguli Trump lima poin, yakni 43 persen berbanding 38 persen, ketika para pemilih diminta untuk memberikan pendapat mana kandidat yang lebih baik dalam menangani ekstremisme dan ancaman terhadap demokrasi.

Sementara Trump unggul atas Harris dengan perolehan suara 45 persen berbanding 40 persen, ketika para pemilih ditanya siapa kandidat terbaik untuk masalah ekonomi, pengangguran, dan lapangan pekerjaan.

Sementara itu survei nasional, termasuk jajak pendapat Reuters/Ipsos, memberikan sinyal bahwa Harris dan Trump bersaing ketat di tujuh negara bagian “medan tempur”, yang jadi penentu hasil pemilu nanti.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Jajak pendapat yang digelar pekan ini juga memberi tanda bahwa para pemilih, khususnya pendukung Demokrat, lebih antusias dengan pemilu tahun ini dibandingkan menjelang pemilihan presiden November 2020, ketika Joe Biden mengalahkan Trump.

Sekitar 78 persen pemilih terdaftar dalam jajak pendapat Reuters mengaku sangat yakin akan memberikan suara dalam pemilihan presiden.

Meski antusiasme warga AS lebih tinggi dalam pemilu kali ini, namun belum ada satu kandidat yang lebih menonjol atau disukai mayoritas pemilih.

Kamala Harris resmi maju sebagai capres AS dari Partai Demokrat pada Juli lalu, setelah Presiden Joe Biden memutuskan mundur dari kontestasi pemilu AS.

Saat ini kedua kandidat juga masih terus melakukan kampanye di sejumlah negara bagian, untuk meraup lebih banyak suara jelang pemilu nanti. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 23:57

KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024

Selasa, 28 April 2026 - 22:54

KEMENKUM Siapkan Paralegal Perkuat Keadilan Posbankum di Desa

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Senin, 27 April 2026 - 22:28

SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin

Senin, 27 April 2026 - 17:02

DUA MANTAN PEJABAT di Disdik Ditahan Penyidik Kejari Banjarmasin Kasus Sewa Komputer

Minggu, 26 April 2026 - 23:01

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 April 2026 - 22:43

RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

Berita Terbaru

Madinah pada musim haji 2026. (Foto: Kemenhaj Kalsel)

Kalsel

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 Apr 2026 - 23:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca