PGAD II Ketapang jadi Cerminan Semangat Pelestarian Budaya

- Penulis

Senin, 7 Juli 2025 - 19:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan penutupan Pekan Gawai Adat Dayak (PGAD) Kabupaten Ketapang. (ANTARA/HO-Prokopim Kalbar)

Kegiatan penutupan Pekan Gawai Adat Dayak (PGAD) Kabupaten Ketapang. (ANTARA/HO-Prokopim Kalbar)

SuarIndonesia — Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengatakan Pekan Gawai Adat Dayak (PGAD) II Bebantan Polas Laman, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang bukan sekadar menjadi ajang perayaan adat, tetapi juga cerminan semangat pelestarian budaya.

Selain itu, juga sebagai simbol kebersamaan lintas suku serta penggerak ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Kalimantan Barat.

“Gawai ini bukan hanya wujud rasa syukur atas hasil kerja setahun, tetapi juga momentum refleksi untuk mengenang jasa nenek moyang dalam membangun peradaban dan mengelola sumber daya alam. Budaya adalah identitas yang tak boleh ditinggalkan,” kata Krisantus di Pontianak, Senin (7/7/2025).

Ia menegaskan Gawai Dayak harus terus dilestarikan sebagai simbol kearifan lokal dan menjadi ruang pemersatu masyarakat tanpa memandang latar belakang suku maupun agama.

“Mulai hari ini tidak ada lagi dikotomi antara pendatang dan warga asli. Kita semua adalah putra-putri Kalimantan Barat, yang punya tanggung jawab bersama membangun daerah ini. Selain memperkuat nilai budaya, Gawai juga memberi dampak positif terhadap perekonomian lokal,” kata Wagub Krisantus, dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan bahwa selama pelaksanaan Gawai, geliat UMKM meningkat signifikan, dan antusiasme masyarakat dari berbagai latar belakang begitu tinggi.

Baca Juga :   DIGAGALKAN Penyelundupan 21 Ton Bawang Bombai

“Kegiatan ini tidak hanya menjaga tradisi leluhur, tetapi juga menggerakkan ekonomi. Banyak stan UMKM yang berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa budaya bisa menjadi daya dorong ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia pun meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ketapang untuk menjadikan Gawai sebagai agenda tahunan yang difasilitasi secara resmi oleh pemerintah daerah.

Pada kesempatan itu, Camat Sungai Laur juga menyampaikan aspirasi agar wilayahnya segera mendapatkan akses layanan perbankan. Ia berharap keberhasilan penyelenggaraan Gawai menjadi momentum memperkuat perhatian pemerintah terhadap pembangunan daerah terpencil.

“Pekan Gawai Dayak Ketapang telah menjadi simbol semangat masyarakat dalam merawat budaya, memperkuat persaudaraan, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Barat,” kata Alexander. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
WN MALAYSIA DITANGKAP Mau Selundupkan 21,49 Kg Sabu
KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026
FESTIVAL BAKCANG 2026 Singkawang Hadirkan Beragam Tradisi dan Atraksi Budaya

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:43

POLISI Bersihkan Sampah di Depan DPRD Kalsel Setelah Kawal Aksi Mahasiswa

Senin, 15 Juni 2026 - 21:35

MUKERDA MUI Kalsel, Supian HK Tekankan Sinergi Ulama-Umara

Senin, 15 Juni 2026 - 21:25

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Juni 2026 - 18:45

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:57

PRESTASI CEMERLANG Halida Ulfah asal HSU, Pulang Bawa Medali Emas di Ajang Bergengsi di Filipina

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:41

POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:36

PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari

Berita Terbaru

Kalsel

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Jun 2026 - 21:25

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca