DIGAGALKAN Penyelundupan 21 Ton Bawang Bombai

- Penulis

Selasa, 1 Juli 2025 - 19:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawang Bombai ilegal yang disita oleh Bea Cukai Kalbagbar. (ANTARA/HO-Bea Cukai Kalbarbar)

Bawang Bombai ilegal yang disita oleh Bea Cukai Kalbagbar. (ANTARA/HO-Bea Cukai Kalbarbar)

SuarIndonesia — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kanwil DJBC Kalbagbar) kembali menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal. Kali ini, petugas berhasil mengamankan 21 ton bawang bombai ilegal di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Kalimantan Barat.

“Penindakan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pengembangan informasi intelijen yang mengindikasikan adanya kendaraan yang mengangkut bawang bombai asal luar negeri tanpa dokumen kepabeanan yang sah dan akan diberangkatkan menuju Pulau Jawa,” kata Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Kalbagbar, Beni Novri, di Pontianak, Selasa (1/7/2025).

Dia menjelaskan, pihaknya menerima informasi mengenai adanya truk yang membawa muatan bawang bombai tanpa dokumen resmi, dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang pada Minggu (29 Juni 2025) kemarin. Setelah dilakukan pengecekan, petugas menemukan satu unit truk fuso yang mengangkut bawang ilegal,” ujar Beni dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, petugas menemukan 1.050 karung bawang bombai dengan total berat mencapai 21 ton. Bawang tersebut berlabel “Premium New Zealand Grown Onions”, yang diduga kuat berasal dari luar negeri dan masuk ke Indonesia tanpa melalui prosedur kepabeanan yang berlaku.

“Pelanggaran ini termasuk dalam Pasal 104 huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan,” kata Beni.

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

Sebagai langkah lanjutan, petugas mengamankan satu unit truk fuso beserta pengemudinya ke kantor Kanwil Bea Cukai Kalbagbar untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Beni menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dan perekonomian nasional dari peredaran barang ilegal yang merugikan negara.

“Kami akan terus memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia, sebagai langkah antisipatif terhadap masuknya barang-barang ilegal,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama masyarakat yang berperan penting dalam membantu petugas mengungkap upaya penyelundupan ini.

“Terima kasih atas dukungan masyarakat. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari peran aktif warga dalam memberikan informasi dan menjaga wilayah perbatasan,” tuturnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming
KARHUTLA Kalbar: Tiga Helikopter CH-47 Chinook Jepang Perkuat Pemadaman
ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla
KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki
KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging
DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca