ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

SuarIndonesia — Angelia Hutabarat sudah berpasrah diri saat namanya tak lekas muncul dalam pengumuman peserta yang lolos dalam tahap pertama seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026 yang berlangsung di tiga negara; Meksiko, Kanada, AS.

“Seharusnya bulan Februari 2026 pengumuman tersebut sudah diterima, tetapi saat itu saya belum juga mendapatkannya,” kata warga negara Indonesia yang telah bermukim di Meksiko sekitar 10 tahun itu.

Sempat menganggap dirinya tidak diterima, Angel melanjutkan kembali aktivitasnya sebagai karyawan di salah satu perusahaan di Mexico City.

Namun, kejutan pun tiba di bulan Maret 2026. Tak disangka-sangka surat elektronik dari federasi sepak bola dunia, FIFA, muncul di beranda gawai elektroniknya.

“Puji Tuhan ternyata isi email tersebut adalah saya diterima sebagai volunteer FIFA World Cup 2026 di Mexico City,” kata Angel.

Dalam pengumuman tersebut Angel diterima sebagai petugas yang melayani tamu VIP FIFA di salah satu hotel besar dI Mexico City.

Sebelum diterima sebagai sukarelawan Piala Dunia 2026 ini, Angel harus melalui beberapa tahap yang tidak mudah. Ada ribuan, atau bahkan puluhan ribu peserta lainnya yang Angel sisihkan untuk dapat terpilih sebagai sukarelawan.

“Secara global peserta yang mendaftar sebagai volunteer ada satu juta, sementara di negara Meksiko ada puluhan ribu orang,” kata Angel yang telah tinggal di Meksiko sejak berumur 10 tahun itu.

Dari jumlah tersebut, dia harus melalui seleksi awal yaitu mengunggah sejumlah berkas kelengkapan dan mengisi data tentang asal negara, tempat tinggal, serta bahasa apa saja yang dikuasai, juga pengalaman sebelumnya sebagai sukarelawan apa saja. Tahapan ini dimulai Angel sejak September 2025.

Dari tahap awal tersebut, kata Angel, ada 15.000 orang di Meksiko yang lolos untuk selanjutnya melalui tahap kedua yaitu tes wawancara pada Oktober 2025.

Dalam tahap wawancara, Angel harus melalui pertanyaan-pertanyaan yang lebih tajam dari FIFA tentang keseriusan dirinya sebagai sukarelawan di Piala Dunia, seperti alasan kenapa ingin menjadi sukarelawan hingga posisi apa yang Angel harapkan bila terpilih.

“Saat itu saya ingin menjadi petugas pelayanan di Estadio Ciudad de Mexico atau Azteca,” kata Angel. Akan tetapi, setelah tahap tersebut FIFA memberikan penawaran melalui surat elektronik bahwa dirinya menjadi petugas pelayanan tamu VIP di salah satu hotel.

“Sedikit kecewa, tetapi akhirnya saya terima,” kata gadis yang mahir berbahasa Inggris dan Spanyol itu.

Angelia Hutabarat berpose dengan rekan-rekannya sesama sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Keberuntungan

Namun, rupanya hasil tersebut menjadi berkah tersendiri bagi Angel. Posisi yang akhirnya dia dapatkan malah membuatnya merasa lebih beruntung karena dirinya bisa bertemu banyak legenda sepak bola dunia.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Sejumlah nama besar masuk ke dalam deretan pesepak bola legenda yang ia layani sebagai petugas pelayanan di elevator hotel saat sehari sebelum hingga hari H pembukaan Piala Dunia 2026.

Sebut saja, legenda Brasil Bebeto, Cafu, Ronaldo Nazario, legenda Italia Marco Materazzi, Roberto Baggio, legenda Meksiko Luis Hernandez, Jared Borgetti, legenda Argentina Santiago Solari, legenda Bulgaria Hristo Stoichkov, legenda Rumania Cristian Chivu, hingga legenda Norwegia yang juga ayah pesepakbola Manchester City Erling Haaland, Alfie Haaland.

Bahkan, ia juga sempat bertemu dengan penyanyi tenor legendaris asal Italia Andrea Bocelli yang menjadi pengisi acara pembukaan Piala Dunia 2026 di Azteca.

Angel tidak menyangka posisi sukarelawan yang tidak dia harapkan sebelumnya malah membuatnya harus berinteraksi dengan para legenda hidup sepak bola itu.

Selain bisa bertemu dengan para legenda, Angel juga merasa bersyukur dirinya bisa terpilih sebagai sukarelawan.

Salah satu alasannya juga adaah ia mendapatkan sepaket berisi baju atasan dan bawahan hingga sepatu edisi khusus volunteer FIFA World Cup 2026. “Tentu ini sangat eksklusif dan tidak dijual bebas,” katanya.

Dukungan keluarga

Proses Angel menjadi sukarelawan mendapatkan dukungan penuh keluarganya. Bahkan sebenarnya di keluarga Angel, ia tidak sendiri yang mendaftar sebagai sukarelawan. Kedua orang tuanya pun juga sempat mendaftar.

“Sayangnya, Mami tidak diterima mungkin karena tersisihkan dengan yang muda,” kata Angel. Kalau ayah Angel sebenarnya lolos di tahap awal seleksi. Sayangnya, dia telat membuka pengumuman itu dan terlambat untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

“Kami sekeluarga memang suka sekali menjadi volunteer seperti ini. Sebelumnya, kami sekeluarga pernah menjadi volunteer di salah satu turnamen golf internasional di Meksiko,” kata Angel.

Angel berpesan kepada warga negara Indonesia, khususnya untuk anak-anak muda, untuk bisa ambil bagian sebagai sukarelawan dalam perhelatan-perhelatan olahraga akbar, seperti Piala Dunia atau turnamen olah raga lainnya.

“Selain bisa menambah daftar pengalaman kegiatan dalam CV, kita juga bisa mendapatkan banyak teman dari berbagai latar belakang profesi dan Pendidikan,” kata Angel.

Dengan begitu, lanjut Angel, perspektif dan wawasannya bisa menjadi lebih luas dan dapat bermanfaat untuk kehidupannya kelak. (*/ut)

*) Antara

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca