PENGUNJUK RASA Tuntut Mundur Biren Singh, Buntut 2 Wanita Diarak Bugil-Diperkosa

- Penulis

Minggu, 23 Juli 2023 - 22:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para demonstran di India menuntut mundurnya pejabat tinggi Manipur, yang menjadi lokasi dua wanita diarak bugil dan diperkosa massal saat konflik antaretnis marak pada awal Mei lalu. (AP Photo/Altaf Qadri)

Para demonstran di India menuntut mundurnya pejabat tinggi Manipur, yang menjadi lokasi dua wanita diarak bugil dan diperkosa massal saat konflik antaretnis marak pada awal Mei lalu. (AP Photo/Altaf Qadri)

SuarIndonesia — Ribuan orang, sebagian besar perempuan, yang menggelar unjuk rasa menuntut mundurnya seorang pejabat tinggi yang memimpin negara bagian Manipur, India, yang menjadi lokasi dua wanita diarak bugil dan diperkosa massal.

Seperti dilansir Associated Press, Minggu (23/7/2023), aksi protes yang digelar di Churachandpur, sebuah kota berjarak 65 kilometer di sebelah selatan Imphal, ibu kota negara bagian Manipur itu dilaporkan diikuti oleh nyaris 15.000 demonstran. Aksi duduk bersama secara massal sempat digelar dalam unjuk rasa itu.

Tidak hanya menuntut para pelaku untuk segera ditangkap, para pemimpin keagamaan dan organisasi pembela hak perempuan yang berbicara di hadapan ribuan demonstran juga menyerukan pencopotan Biren Singh yang merupakan pejabat tinggi terpilih di negara bagian Manipur.

Biren Singh diketahui menjabat sebagai Kepala Menteri negara bagian Manipur sejak tahun 2017.

Jabatan kepala menteri di India sama saja dengan kepala pemerintahan pada suatu negara bagian. Menurut Konstitusi India, untuk level negara bagian, seorang gubernur merupakan kepala de-jure sedangkan pemimpin eksekutif secara de-facto ada di tangan seorang kepala menteri.

Negara bagian Manipur dilanda konflik antaretnis sejak awal Mei lalu, dengan lebih dari 140 orang dilaporkan tewas. Konflik antaretnis itu terjadi setelah etnis minoritas Kuki memprotes proposal tuntutan etnis mayoritas Meitei yang meminta kuota khusus untuk pekerjaan publik dan penerimaan perguruan tinggi sebagai bentuk tindakan afirmatif. Kuota khusus itu selama ini hanya dimiliki oleh etnis minoritas di Manipur, termasuk Kuki.

(AP Photo/Altaf Qadri)

Tuntutan etnis Meitei itu juga membangkitkan kembali kekhawatiran lama di kalangan etnis Kuki bahwa Meitei akan bisa diizinkan mendapatkan tanah di daerah yang saat ini disediakan untuk mereka dan etnis minoritas lainnya.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Mengutip detikNews, Minggu (23/7/2023), Unjuk rasa juga memprotes kekejian dalam video viral itu juga digelar oleh sekitar 400 orang di ibu kota India dengan tuntutan serupa. Para demonstran membawa poster bertuliskan ‘Kami menuntut tindakan terhadap para pelaku’ dan ‘Mundur, Biren Singh’.

Ketua Organisasi Perempuan Kuki untuk Hak Asasi Manusia, Ngaineikim, menuduh Singh yang merupakan anggota etnis mayoritas Meitei telah mendalangi tindak kekejaman dan kemudian menyatakan simpati terhadap para korban.

Singh belum menanggapi seruan para demonstran itu, namun pada Kamis (20/7) waktu setempat, dia menegaskan bahwa penyelidikan sedang berlangsung untuk memastikan ‘tindakan tegas diambil terhadap semua pelaku, termasuk mempertimbangkan kemungkinan hukuman mati’.

Dua wanita yang diarak bugil dalam video yang viral pekan ini berasal dari etnis minoritas Kuki, sedangkan massa yang mengarak kedua wanita itu merupakan anggota etnis mayoritas Meitei di Manipur. Kedua wanita itu juga berasal dari keluarga yang sama, dengan dua pria dari keluarga mereka dibunuh oleh massa.

Kepolisian setempat menyebut tindak kejahatan itu terjadi pada 4 Mei lalu, namun penangkapan terhadap para pelaku baru dilakukan pekan ini. Sedikitnya enam tersangka, termasuk seorang remaja di bawah umur, telah ditangkap Kepolisian Manipur terkait kasus itu. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18