OMC Kalteng Belum Hasilkan Hujan

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 21:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: si/ut/gemini.ai)

(Foto: si/ut/gemini.ai)

SuarIndonesia — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan di Kalimantan Tengah belum menghasilkan hujan karena pertumbuhan awan di atmosfer wilayah tersebut sangat rendah.

Pl Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Rabu (2/9/2026), mengatakan OMC sempat dilakukan satu kali dengan menyebarkan 800 kilogram garam selama dua jam delapan menit sebagai bagian dari upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah masih mengandalkan operasi darat dan udara,” kata dia.

Dia mengungkapkan bahwa operasi darat dilakukan oleh sekitar 10.700 personel satuan tugas di 10 kabupaten/kota, yakni Palangka Raya, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Kapuas, Pulang Pisau, Lamandau, Barito Utara, Barito Selatan, dan Gunung Mas.

Sementara itu, operasi udara menggunakan dua armada dengan durasi penerbangan selama tiga jam 12 menit.

BNPB mencatat tidak dilakukan water bombing pada operasi tersebut sehingga tidak ada air yang dicurahkan dari udara untuk pemadaman.

Meski demikian, kata dia, sampai dengan 1 September 2026 tercatat 50 titik api dengan luas lahan terbakar lebih dari 77 hektare, sedangkan lahan yang berhasil dipadamkan mencapai lebih dari 48 hektare.

Baca Juga :   SEJUMLAH Menteri Ditunjuk Tangani Karhutla per Wilayah

Berton menambahkan bahwa empat helikopter berada dalam kondisi siaga, sedangkan satu helikopter water bombing menjalani perawatan. Pemeliharaan dilakukan untuk memastikan kesiapan mesin dan operator ketika armada kembali dibutuhkan dalam penanganan karhutla.

“Kondisi karhutla juga berdampak pada kualitas udara di wilayah terdampak, Kalteng. BNPB mencatat kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat dengan jarak pandang sekitar tiga kilometer,” tutur Berton dilansir dari Antara.

Dia memastikan, meski kondisi cuaca dan kualitas udara terdampak asap, aktivitas masyarakat di Kalimantan Tengah tetap berjalan seperti biasa, termasuk kegiatan belajar mengajar juga masih dilaksanakan secara tatap muka. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
10 PROVINSI Diujicobakan MBG Prasmanan
98 KASUS KARHUTLA Korporasi Naik ke Penyidikan
INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan
PRESIDEN Prabowo Minta Penanganan Karhutla tak Tunggu Hujan
CEGAH DAMPAK ASAP, Menkes: Kelompok Rentan Perlu Batasi Kegiatan di Luar
PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0
KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:39

98 KASUS KARHUTLA Korporasi Naik ke Penyidikan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:31

INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:20

PRESIDEN Prabowo Minta Penanganan Karhutla tak Tunggu Hujan

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:43

CEGAH DAMPAK ASAP, Menkes: Kelompok Rentan Perlu Batasi Kegiatan di Luar

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:07

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:29

GIM DARING bukan Pemicu Utama Radikalisasi

Berita Terbaru

Budaya

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Senin, 19 Okt 2026 - 21:55

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca