PATROLI Siber Diperkuat, Cegah Loker Fiktif dan 7.908 Konten Ditutup

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani memberikan keterangan media di Auditorium Badan Komunikasi Pemerintah di Jakarta, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Prisca Triferna V)

Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani memberikan keterangan media di Auditorium Badan Komunikasi Pemerintah di Jakarta, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Prisca Triferna V)

SuarIndonesia — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia memperkuat patroli siber untuk mencegah penyebaran iklan lowongan kerja fiktif di luar negeri yang berpotensi merekrut pekerja migran secara nonprosedural.

“Kita ada unit Patroli Siber yang kerjanya memonitor iklan-iklan lowongan kerja fiktif, yang biasanya dikemas sedemikian rupa sehingga menarik, yang sebetulnya ini juga masyarakat harus mewaspadai,” kata Wakil Menteri P2MI Christina Aryani dalam konferensi pers di Auditorium Badan Komunikasi Pemerintah di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Christina mengatakan Unit Patroli Siber memantau berbagai iklan dan konten digital yang menawarkan kemudahan bekerja di luar negeri, tetapi berpotensi menjadi pintu masuk perekrutan pekerja migran secara nonprosedural.

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan untuk melindungi pekerja migran dari konten yang berpotensi merugikan, menyesatkan, dan membahayakan.

Ia mengatakan Unit Patroli Siber telah membantu proses penurunan konten yang berkaitan dengan lowongan kerja fiktif sepanjang 2026.

Setiap tautan yang ditemukan dan dinilai berpotensi berkaitan dengan lowongan kerja fiktif diteruskan Kementerian P2MI kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk ditindaklanjuti.

Sepanjang 1 Januari hingga 31 Agustus 2026, sebanyak 7.908 tautan telah diturunkan atau setara dengan 78 persen dari total 10.504 laporan yang disampaikan kepada Komdigi.

Namun, pengawasan tidak berhenti setelah tautan diturunkan karena modus serupa dapat kembali muncul melalui tautan atau akun lainnya.

“Jadi memang ini harus terus-terusan, harus berkelanjutan, kita tidak bisa berhenti,” tutur Christina dilansir dari Antara.

Karena itu, dia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran bekerja di luar negeri yang tampak mudah dan menjanjikan penghasilan besar tanpa prosedur serta persiapan yang jelas.

Baca Juga :   HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Menurut Christina, tawaran semacam itu patut diwaspadai karena dapat berujung pada keterlibatan calon pekerja dalam sindikat kejahatan di luar negeri.

Selain patroli di ruang digital, pemerintah aktif mencegah keberangkatan calon pekerja migran secara nonprosedural di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan data yang disampaikan Christina, sebanyak 6.668 calon pekerja migran nonprosedural berhasil dicegah keberangkatannya sejak 2025 hingga Juli 2026.

Mayoritas calon pekerja tersebut dicegah di sejumlah pintu perbatasan, antara lain di Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Utara, serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Sebagai bentuk perlindungan lainnya, Kementerian P2MI membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan dugaan penempatan pekerja migran bermasalah atau mengalami persoalan saat bekerja di luar negeri.

Pengaduan dapat disampaikan melalui hotline 0800-1000 dan 021-2924-4810, WhatsApp 0811-8080-141, situs resmi kementerian, atau dengan datang langsung ke Kementerian P2MI.

Layanan pengaduan serupa juga tersedia melalui Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di 23 provinsi.

“Nah, lalu pengaduan-pengaduan masyarakat. Jadi Kementerian P2MI memiliki hotline, ataupun juga ada layanan pengaduan yang bisa diakses baik melalui WA, website, atau datang langsung ke Kementerian atau juga BP3MI,” ujarnya menambahkan. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel
DISEBAR ke Berbagai Daerah di Kalsel Pasis Sesko TNI Penanganan Karhutla dan kabut Asap
SHERINA ke Kalteng saat Karhutla
PASIS SESKO TNI Turun ke Kalsel, Edukasi Siswa soal Bahaya Karhutla di Lahan Gambut
OMC Kalteng Belum Hasilkan Hujan
RUU Perampasan Aset tak Hanya Sasar Korupsi
HOTSPOT NAIK, Kalteng dan Kalbar Prioritas Penanganan Karhutla
KALSEL Diprediksi Masuk Puncak Kemarau September 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Jumat, 4 September 2026 - 00:41

DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 00:32

KENDALA Penanganan Karhutla di Batola Digali Pasis Sesko TNI

Kamis, 3 September 2026 - 14:37

KOBARAN API Hanguskan Empat Rumah, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kamis, 3 September 2026 - 14:26

TEREKAM CCTV Aksi Bakar Lahan, Pria Warga Jalan Pramuka Diamankan Polisi

Kamis, 3 September 2026 - 01:11

DITERAPKAN Polda Kalsel Inovasi Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut

Rabu, 2 September 2026 - 22:38

DISEBAR ke Berbagai Daerah di Kalsel Pasis Sesko TNI Penanganan Karhutla dan kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 22:27

PASIS SESKO TNI Turun ke Kalsel, Edukasi Siswa soal Bahaya Karhutla di Lahan Gambut

Berita Terbaru

Headline

DUGAAN SUAP Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin

Jumat, 4 Sep 2026 - 00:41

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca