PENANGANAN KARHUTLA Kotim, BPBD Minta Bantuan Helikopter Water Bombing

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran lahan di Kotim cukup besar terpantau melalui udara, Sampit (6/7/2026). (Foto: HO-BPBD Kotim)

Kebakaran lahan di Kotim cukup besar terpantau melalui udara, Sampit (6/7/2026). (Foto: HO-BPBD Kotim)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menyatakan perlu bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui udara menggunakan helikopter pengebom air (water bombing) terutama untuk lokasi tidak bisa dijangkau melalui jalur darat.

“Sejak kemarin kami ada berkomunikasi dengan Posko Bencana Karhutla Provinsi Kalteng untuk dapat dibantu unit heli water boombing,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam di Sampit, Selasa (7/7/2026) melansir Antara.

Kebakaran lahan semakin meningkat di Kotawaringin Timur, khususnya di Sampit dan sekitarnya. Bahkan Senin malam (6/7) Tim Reaksi Cepat BPBD Kotawaringin Timur masih berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Jalan Tjilik Riwut KM 6.

Multazam mengakui intensitas karhutla semakin meningkat, khususnya dalam sepekan terakhir. Upaya-upaya yang dapat dilaksanakan untuk penanggulangan bencana karhutla tidak berjalan mulus, karena ada kejadian yang dapat ditangani tetapi ada juga yang tidak dapat ditangani, karena lokasi kebakaran sulit dijangkau dan tidak terdapat sumber air untuk pemadaman.

Untuk itulah pihaknya meminta bantuan pengerahan helikopter pengebom air untuk memadamkan kebakaran lahan melalui udara.

Multazam menyebut ini merupakan upaya terakhir untuk memadamkan kebakaran yang sulit dijangkau, seperti yang saat ini masih terjadi di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Multazam mengimbau kepedulian masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi karhutla agar tidak semakin parah. Masyarakat diimbau tidak membakar lahan karena sangat rawan memicu kebakaran meluas dan tidak terkendali.

Baca Juga :   WARGA KOBAR Keluhkan Sulitnya dapat BBM

Dia mengaku sangat prihatin karena dari beberapa kejadian kebakaran lahan di Sampit akhir-akhir ini, diduga akibat kesengajaan. Lahan diduga sengaja dibakar untuk membersihkan lahan, termasuk di lokasi yang akan dijadikan perumahan.

Parahnya, api dibiarkan begitu saja sehingga kebakaran meluas ke lahan milik warga lainnya. Sebelumnya juga terjadi kebakaran lahan yang sampai membakar sebuah pondok milik warga.

Semakin berkurangnya intensitas hujan saat ini membuat gambut tebal di daerah ini sangat mudah terbakar. Padahal ketika terbakar, pemadaman cukup sulit karena api membakar sampai ke dalam tanah sehingga pemadaman harus dilakukan berulang-ulang hingga api di dalam tanah benar-benar padam.

Bantuan pemadaman melalui udara menggunakan helikopter pengebom air, kata dia, diharapkan mencegah kebakaran meluas, khususnya di lokasi-lokasi yang tidak bisa dijangkau oleh tim pemadam melalui jalur darat.

“Untuk bantuan helikopter water bombing itu, kami masih menunggu info update kaji cepat lapangan dan rencana operasi bencana karhutla Provinsi Kalimantan Tengah. Mudah-mudahan bisa segera,” ucap Multazam. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting
TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan
TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia
JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November
MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal
ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI
KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi
TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:54

MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42

DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:25

BUKA FAKTA, Kuasa Hukum Sebut MH tak Tahu Ada Investor Lain Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05

KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:48

PERSONEL Pemadam Karhutla Dirotasi untuk Cegah Kelelahan

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Berita Terbaru


Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) terbakar. (Foto: HO-TNTP)

Kalteng

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:00

Foto Ilustrasi. (si/ut/@gemini.ai)

Bisnis

DISIAPKAN Formula Tarif Pengantaran Barang dan Makanan

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:11

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca