JALAN TRANS Kalimantan Palangka Raya-Sampit Ambrol

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 21:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean kendaraan di Jalan Trans Kalimantan usai ambrolnya box culvert di jalur Katingan-Sampit. (Foto: Istimewa)

Antrean kendaraan di Jalan Trans Kalimantan usai ambrolnya box culvert di jalur Katingan-Sampit. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Meski jalur Trans Kalimantan ruas Palangka Raya-Sampit yang sempat amblas kini sudah kembali bisa dilalui, pemerintah masih memberlakukan larangan bagi truk bermuatan Over Dimension Over Loading (ODOL) untuk melintas di lokasi tersebut. Kebijakan ini diambil guna mencegah kerusakan lebih lanjut pada badan jalan yang baru selesai ditangani secara darurat.

SuarKepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah Robert Himawan Hamiseno mengatakan penanganan awal difokuskan untuk memulihkan fungsi jalan agar konektivitas antardaerah tidak terputus. Titik jalan yang amblas telah ditimbun menggunakan material agregat berkualitas sehingga arus kendaraan sudah dapat kembali dibuka.

“Penanganan darurat dilakukan agar lalu lintas bisa segera dibuka. Untuk penanganan sementara maupun permanen akan segera disolusikan. Saat ini jalur sudah dapat dilalui dengan sistem buka-tutup atau bergantian,” ujar Robert, Senin (6/7/2026) siang.

Meski demikian, pembatasan tetap diberlakukan. Kendaraan bertonase tinggi yang masuk kategori ODOL masih belum diizinkan melintasi ruas tersebut karena dikhawatirkan dapat mengganggu kestabilan timbunan agregat yang menjadi penyangga sementara di lokasi perbaikan.

“Larangan itu juga bertujuan menjaga keselamatan pengguna jalan mengingat kondisi jalur belum sepenuhnya pulih dan arus lalu lintas masih diatur secara bergantian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah Yulindra Dedy menjelaskan penanganan kondisi darurat ini dilakukan melalui koordinasi lintas sektor. BPJN, Ditlantas Polda Kalimantan Tengah, Dinas PUPR Provinsi, serta Dinas Perhubungan bekerja sama melakukan perbaikan sekaligus mengatur rekayasa lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas dengan aman.

Baca Juga :   BARA GAMBUT Pulpis Masih Mengintai

“Penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan Ditlantas Polda Kalteng, BPJN, Dinas PUPR Provinsi, dan Dinas Perhubungan,” kata Yulindra, melansir dari detikKalimantan.

Pemerintah mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi, serta bersabar selama sistem buka-tutup masih diberlakukan hingga penanganan permanen rampung.

“Sementara itu, truk ODOL diminta mencari alternatif atau menunda perjalanan hingga pembatasan resmi dicabut,” pungkasnya.

Sebelumnya, setelah sempat lumpuh total selama beberapa jam akibat ambruknya jembatan box culvert di Kilometer 10-11 ruas Kasongan Kabupaten Katingan menuju Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan akhirnya kembali dibuka pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Meski demikian, kendaraan masih harus melintas secara bergantian di bawah pengawasan ketat petugas. Untuk kendaraan berat masih belum boleh melintas.

Ratusan kendaraan yang sebelumnya terjebak antrean panjang kini perlahan mulai bergerak setelah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah menyelesaikan penanganan darurat dengan menimbun badan jalan yang amblas. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan
GUBERNUR Kalbar Didemo Para Peladang, Batal Cabut Perda Nomor 1/2022
SMAN 2 Katingan Kuala Juara Nasional Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026
POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable
USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga
KARHUTLA Meluas, Gubernur Agustiar Desak Helikopter Segera Tiba

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca