Pemprov Kalsel Apresiasi Pengukuhan Guru Empat Besar ULM di Bidang Pertanian

- Penulis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 19:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengukuhan Guru Besar ULM oleh Rektor ULM Prof Ahmad. Foto : MC Kalsel

Pengukuhan Guru Besar ULM oleh Rektor ULM Prof Ahmad. Foto : MC Kalsel

Suarindonesia – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Dinansyah, menghadiri acara Pengukuhan Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang digelar hari ini. Pengukuhan tersebut menetapkan empat orang akademisi dari Fakultas Pertanian sebagai Guru Besar, seluruhnya merupakan putra daerah Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Dinansyah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi atas bertambahnya jumlah Guru Besar di ULM, khususnya di bidang pertanian yang menjadi sektor strategis bagi pembangunan daerah.

“Kita kembali mendapatkan beberapa orang Guru Besar, apalagi ini adalah putra-putra daerah Kalimantan Selatan yang hari ini dikukuhkan di bidang pertanian. Pemerintah Provinsi sangat bersyukur atas pencapaian ini,” ujarnya di Banjarbaru, (19/8/2025).

Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Kalsel, serta mendukung ULM dalam mempertahankan akreditasi institusi.

“Saya mendengar bahwa Universitas Lambung Mangkurat akan kembali kepada akreditasi awal. Kita harus terus melihat ke depan, jangan melihat ke belakang. Saya mengajak seluruh jajaran rektorat, dosen, dan civitas akademika ULM untuk terus menjaga dan meningkatkan akreditasi kampus kebanggaan kita ini,” tegasnya.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dan sumber daya manusia di Kalimantan Selatan. Keempat Guru Besar yang dikukuhkan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah.

Adapun keempat Guru Besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Ir. Hamdani, MS dengan orasi ilmiah berjudul “Peran Strategis Sistem Agribisnis Dalam Mewujudkan Produksi Pertanian Berkelanjutan dan Petani Sejahtera”. Dalam paparannya, Prof. Hamdani menegaskan bahwa pembangunan sistem agribisnis yang terintegrasi menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan.

Baca Juga :   WAGUB Hasnuryadi Sulaiman dan Ketua IKA UNAIR Kalsel Audensi dengan Rektor UNAIR

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Bambang Joko Priatmadi, M.P menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Pengelolaan Tanah Sulfat Masam pada Lahan Pasang Surut di Kalimantan Selatan dalam Mendukung Swasembada Pangan”. Ia menekankan pentingnya inovasi pengelolaan lahan rawa pasang surut sebagai salah satu solusi strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Guru Besar berikutnya, Prof. Dr. Ika Sumantri, S.Pt., M.Si., M.Sc., mengangkat tema “Kontribusi Teknologi Pakan dalam Transformasi Sistem Produksi Ternak Berkelanjutan”. Menurutnya, teknologi pakan memiliki peranan vital dalam meningkatkan produktivitas ternak, efisiensi usaha, sekaligus mendorong terwujudnya sistem produksi yang ramah lingkungan.

Adapun Prof. Dr. Ir. Mariana, M.P menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Peran Jamur dalam Pengelolaan Penyakit Tanaman di Lahan Rawa”. Dalam orasinya, ia menekankan bahwa pemanfaatan jamur sebagai agen hayati dapat menjadi alternatif pengendalian penyakit tanaman yang lebih ramah lingkungan, sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan di lahan rawa.

Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Menurutnya, bertambahnya jumlah Guru Besar menjadi bukti komitmen ULM dalam menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian yang menjadi sektor strategis di Kalimantan Selatan.

“Hari ini merupakan bukti nyata bahwa ULM tetap semangat dalam menjalankan proses Tridharma Perguruan Tinggi di Universitas Lambung Mangkurat,” ucap Alim Bachri.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RESMI DITUTUP Sekdaprov Kalsel MTQN Tingkat Provinsi di Batola, Piala Bergilir dan Tetap Diraih Kota Banjarmasin
DIPERSIAPKAN Pemprov Kalsel Lima langkah Penguatan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
MALAM TA’ARUF MTQ Tingkat Provinsi, H. Muhammad Syarifuddin Mengajak Seluruh Elemen Menyukseskan
DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
MENTERI LH Tinjau Banjir Bincau, Tegaskan Audit Lingkungan dan Penertiban Usaha di Hulu DAS
LANGKAH TEGAS Menteri Lingkungan Hidup RI, Disambut Pemprov Kalsel
KEPALA BKN RI Apresiasi Komitmen Pemprov Kalsel Tuntaskan Pengangkatan Honorer

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca