ANUGERAH KETERBUKAAN Informasi 2025, Pemprov Kalsel Tegaskan Komitmen Transparansi

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 18:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Kalsel di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (19/12/2025) malam (SuarIndonesia/Adv)

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Kalsel di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (19/12/2025) malam (SuarIndonesia/Adv)

SuarIndonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi publik.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel, H. Muhidin, melalui Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Muhammad Muslim.

Pada malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Kalsel di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (19/12/2025) malam.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan pada kesempatan tersebut, Pemprov Kalsel menyampaikan apresiasi kepada Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Selatan atas dedikasinya dalam mengawal keterbukaan informasi di Banua.

Anugerah ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh pimpinan badan publik dalam meningkatkan transparansi serta kualitas komunikasi kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan langkah inovatif seperti ini dapat memberikan semangat dan memperkuat komitmen seluruh pimpinan badan publik untuk terus meningkatkan transparansi,” ujar Muhammad Muslim saat membacakan sambutan Gubernur.

Ia mengungkapkan, rekam jejak keterbukaan informasi di Kalsel menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Pada 2022, Kalsel berada pada kategori Cukup Informatif, meningkat menjadi Menuju Informatif, dan dalam dua tahun terakhir berhasil meraih predikat Informatif.

Dari sisi peringkat nasional, posisi Kalsel juga terus mengalami peningkatan, dari peringkat ke-17 pada 2024 menjadi peringkat ke-11 pada 2025.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kontribusi seluruh pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, hingga instansi vertikal.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada badan publik yang menerima penghargaan serta memberikan motivasi kepada badan publik yang masih berada pada kategori Menuju Informatif agar dapat mencapai predikat Informatif pada tahun mendatang.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa keterbukaan informasi tidak hanya sekadar pemenuhan regulasi, melainkan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya kerja birokrasi.

Badan publik diharapkan mampu memberikan layanan informasi yang berkualitas, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Keterbukaan informasi harus dipahami sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari budaya kerja birokrasi.

Pemprov Kalsel berkomitmen untuk terus memperkuat budaya transparansi di seluruh satuan kerja guna mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah,” tegasnya.

Baca Juga :   DESAK Optimalisasi Alur Barito demi PAD dan Keselamatan

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalsel, A.H. Rijani, menyampaikan bahwa tingkat partisipasi badan publik dalam penilaian Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 mencapai 76 persen.

Dari total 91 badan publik yang diundang, sebanyak 69 badan publik turut berpartisipasi dalam proses penilaian.

Ia menjelaskan, pemerintah kabupaten/kota mencatat tingkat partisipasi tertinggi sebesar 92 persen, disusul organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 82 persen, dan instansi vertikal sebesar 59 persen.

Berdasarkan hasil evaluasi, pemerintah kabupaten/kota menunjukkan performa yang solid dengan empat badan publik meraih predikat Informatif dan delapan lainnya Menuju Informatif, tanpa ada yang masuk kategori Cukup maupun Kurang Informatif.

Sementara itu, pada kategori OPD Provinsi Kalsel, sebanyak delapan OPD berhasil meraih predikat Informatif, namun masih terdapat 17 OPD yang berada pada kategori Kurang Informatif.

Untuk instansi vertikal, mayoritas menunjukkan kinerja sangat baik, dengan 12 instansi atau sekitar 71 persen mencapai kualifikasi Informatif.

“Meski tingkat partisipasi sudah tergolong baik, yakni di atas 75 persen, Komisi Informasi Kalsel menilai masih diperlukan penguatan dan pembinaan yang lebih intensif, khususnya bagi badan publik yang masih berada pada kategori Cukup dan Kurang Informatif,” kata Rijani.

Pada kesempatan tersebut, A.H. Rijani juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalsel atas capaian signifikan pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Nasional Tahun 2025, di mana Kalsel kembali meraih predikat Provinsi Informatif.

Ia menambahkan, pencapaian tersebut mencerminkan tren positif yang berkelanjutan selama empat tahun terakhir.

Pada 2022, Kalsel meraih predikat Cukup Informatif, meningkat menjadi Menuju Informatif pada 2023, kemudian mencapai predikat Informatif pada 2024 dengan peringkat ke-17 nasional, dan pada 2025 berhasil mempertahankan predikat Informatif sekaligus naik ke peringkat ke-11 nasional.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca