PBNU: Nonaktifkan Pengurus yang Maju Pilkada 2024

- Penulis

Selasa, 3 September 2024 - 22:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi pelaksanaan pilkada serentak 2024. (CNNIndonesia/HestiRika)

Foto Ilustrasi pelaksanaan pilkada serentak 2024. (CNNIndonesia/HestiRika)

SuarIndonesia — Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi memastikan PBNU akan menonaktifkan para pengurus NU di pelbagai tingkatan yang ikut maju dalam kontestasi Pilkada serentak 2024.

“Semua pengurus yang maju Pilkada mengajukan permohonan nonaktif sampai proses selesai dan di nonaktifkan,” kata pria yang akrab disapa Gus Fahrur, Selasa (3/8/2024), dikutip dari CNNIndonesia.

Gus Fahrur menjelaskan dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) dan Peraturan Perkumpulan (Perkum) NU sudah diatur rinci terkait aturan pengurus yang maju dalam kontestasi politik.

Namun, ia mengaku belum mengetahui sudah ada berapa surat yang diterima oleh Kesekjenan PBNU terkait berapa pengurus NU di berbagai tingkatan yang akan maju di Pilkada nantinya.

Baca Juga :   MENDAGRI TITO Ingatkan Kepala Daerah Kampanye Buat Paslon Pilkada Harus Cuti

“Tapi itu sudah ada mekanisme yang mengaturnya, sebagaimana Pilpres kemarin,” kata dia.

Diketahui terdapat beberapa pengurus NU yang mendaftar ke KPUD untuk maju sebagai calon kepala daerah di Pilkada 2024.

Beberapa di antaranya adalah Ketua PBNU sekaligus Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa hingga A’wan Taj Yasin Maimoen.

Khofifah berpasangan dengan Emil Dardak untuk maju di Pilgub Jatim. Sementara Taj Yasin menjadi Cawagub mendampingi Ahmad Luthfi maju di Pilkada Jateng. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh
KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar
SATGAS HAJI Cegah Keberangkatan 80 WNI Terindikasi Haji Ilegal
BGN Ajak Para Pihak Samakan Langkah Laksanakan Program MBG
KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang
KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi
KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital
ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21

PLAYOFF CHAMPIONSHIP: Adhyaksa FC Promosi ke Super League, Diwarnai Suporter Ricuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22

KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:01

SATGAS HAJI Cegah Keberangkatan 80 WNI Terindikasi Haji Ilegal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:26

KEMENKES Perbaiki Tata Kelola Program Dokter Magang

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca