PADI Gogo untuk Perkuat Ketahanan Pangan IKN

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan percontohan pengembangan budi daya padi Gogo di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Foto: Dok Humas OIKN)

Lahan percontohan pengembangan budi daya padi Gogo di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Foto: Dok Humas OIKN)

SuarIndonesia — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengembangkan padi gogo sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan di IKN yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

“Pengembangan padi gogo menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di IKN,” ujar Direktur Ketahanan Pangan OIKN Setia Lenggono ketika ditanya menyangkut ketahanan pangan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (2/12/2025).

Menurut dia, varietas unggul padi gogo dan penerapan teknologi pertanian konservasi mampu memberikan hasil panen lebih tinggi, ramah lingkungan, serta sesuai karakteristik lahan kering yang mendominasi kawasan IKN.

Pengembangan yang dilakukan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi padi gogo di wilayah IKN. Varietas tersebut, menurut dia, seperti Mayas yang merupakan komoditas pangan yang umum dibudidayakan petani lokal karena lebih adaptif ditanam pada lahan kering.

“Sehingga peningkatan produksi secara signifikan dapat meningkatkan sumber pendapatan petani,” kata Setia mengutip AntaraNews, Selasa (2/12/2025).

Pengembangan lahan percontohan budi daya padi gogo diperkenalkan kepada para petani di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, karena produktivitas padi gogo lokal di wilayah tersebut rata-rata hanya dua ton per hektare.

Baca Juga :   OIKN Bangun Embung untuk Perkuat Ketahanan Lingkungan

Varietas unggul yang dikembangkan seperti IPB Gogo 9 mampu menghasilkan hingga empat ton per hektare apabila dikelola dengan baik, juga sejalan dengan prinsip pertanian konservasi karena tidak memerlukan pengolahan lahan intensif.

Ia mengatakan padi gogo tersebut dapat ditanam secara tumpang sari, tidak mentoleransi praktik pembakaran lahan yang mencemari udara dan membunuh organisme pengurai tanah, kata dia, serta sesuai visi IKN kota berkelanjutan.

Jika pengembangan lahan percontohan budi daya padi gogo berhasil bakal dikembangkan di wilayah IKN pada zona pertanian di wilayah pengembangan (WP) yang lain, serta kawasan pengembangan (KP IKN) yang umumnya memiliki karakteristik tanah yang kering.

Pengembangan dilakukan sebagai upaya nyata untuk memastikan alokasi minimal 10 persen kawasan daratan IKN sebagai area produksi pangan dapat mulai dilaksanakan secara bertahap, kata Setia Lenggono. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026
PASAR MURAH ke-35 Digelar Disperindag Balangan, Warga Terbantu
DIDUGA LOMPAT dari Jembatan Mahakam, BB Ditemukan Tewas Mengambang
TERKUAKNYA DUGAAN KS di Ponpes Kukar, Korban Diam Bertahun-tahun
OJK: 8 Pindar Masuk dalam Pengawasan Khusus
H KARTOYO Dorong Penguatan Potensi Ekonomi Warga Baruh Jaya

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:03

PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:58

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:45

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Berita Terbaru

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca